Reuni Akbar 212 Digelar di Monas dengan Berbagai Rangkaian Acara

Pada hari ini, Selasa (2/12), dilangsungkan acara Reuni Akbar 212 yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Acara yang mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah” akan berpusat di Silang Monas dan dijadwalkan dimulai pada sore hari.

Rangkaian kegiatan inti Reuni Akbar 212 akan dimulai dengan ibadah dan doa, termasuk salat gaib khusus untuk para korban bencana alam di Sumatra. Dari pukul 17.00 hingga 20.00 WIB, peserta akan melakukan doa zikir muhasabah istigosah dan shalat gaib korban bencana alam Sumatra. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Reuni 212, Aziz Yanuar, pada Selasa (2/11).

Rangkaian Doa untuk Bangsa

Acara Reuni Akbar 212 akan dimulai tepat pukul 17.00 WIB. Selain salat gaib korban bencana Sumatra, peserta juga dijadwalkan melaksanakan Salat Magrib berjamaah di lokasi. Aziz Yanuar menegaskan bahwa agenda doa khusus untuk bencana alam di Sumatra telah dimasukkan dalam rangkaian acara zikir dan munajat.

“Agenda doa-doa khusus untuk bencana Sumatra itu masuk. Doa keselamatan bangsa, zikir dan munajat doa. Mungkin akan dipimpin oleh Habib Hanif Alatas,” ujar Aziz.

Kegiatan sore hari hingga menjelang malam akan dipenuhi dengan doa, zikir, muhasabah, dan istigasah, yang diharapkan dihadiri oleh ribuan masyarakat.

Sambutan Tokoh dan Sesi Maulid Nabi

Setelah sesi doa dan salat berjamaah, acara akan berlanjut dengan sesi sambutan dari berbagai tokoh. Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya Rano Karno telah mengkonfirmasi kehadirannya. Dari pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, pembukaan akan dilakukan dengan lagu Indonesia Raya, sambutan tokoh ormas, dan pemerintah.

Detail Teknis dan Imbauan untuk Peserta Reuni 212

Pusat kegiatan Reuni Akbar 212 akan berada di Silang Monas. Panitia telah mengatur pintu masuk utama bagi jutaan peserta dari Pintu Tenggara (Gambir), arah Patung Kuda, dan Pintu Timur Monas. Pintu Tenggara juga ditetapkan sebagai batas pemisah area jamaah pria dan wanita, mengingat garis lurusnya dengan arah kiblat.

“Tamu diimbau datang sudah dalam keadaan berwudu. Namun panitia juga menyiapkan fasilitas wudhu dan sarana penunjang lainnya,” jelas Ketua Panitia Reuni 212, Habib Muhammad Alattas, beberapa waktu lalu.

Peserta dianjurkan membawa perlengkapan salat, payung atau jas hujan, serta ditekankan untuk menjaga kebersihan lokasi. Panitia juga mendorong peserta membawa bendera Merah Putih, bendera Palestina, dan bendera tauhid putih sebagai simbol tema yang diusung.

Kegiatan Internal dan Pembacaan Maulid Nabi

Koordinator acara, Habib Hanif, menambahkan bahwa kegiatan internal telah dimulai sejak sebelum Magrib dengan khataman Alquran kolektif. “Ketika doa khataman dibacakan, kita berharap doa-doa umat diijabah Allah untuk bangsa, negara, dan perjuangan umat,” ungkap Habib Hanif.

Setelah salat Isya berjamaah, agenda dilanjutkan dengan pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW, zikir, serta sambutan dari tokoh ormas Islam dan tokoh masyarakat. Sesi sambutan dijadwalkan dimulai sekitar pukul 21.15 WIB. “Mudah-mudahan acara berjalan sukses dan membawa keberkahan. Kita bertemu di silang Monas,” imbuhnya.