Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan perbedaan yang terjadi di antara para pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah. Dalam pidatonya pada acara retret DPRD di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada hari Sabtu, 18 April 2026, ia menyoroti pentingnya persatuan dalam semangat kebangsaan.

Agenda pidato tersebut berlangsung secara tertutup. Menurut keterangan pers Sekretariat Presiden, Presiden menyampaikan bahwa keberagaman latar belakang peserta, termasuk daerah asal, suku, pendidikan, dan partai politik, merupakan kekuatan yang dapat menyatukan seluruh bangsa.

Dalam rilis yang dirilis oleh Sekretariat Presiden, Prabowo menekankan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan dari pusat, tetapi justru terletak pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh wilayah.

Pidato Presiden di Akademi Militer sempat disiarkan oleh Sekretariat Presiden. Namun, siaran langsung melalui YouTube terputus setelah Prabowo meminta agar arahannya tidak diliput oleh media.

Tempo mencoba menghubungi Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, yang turut serta dalam acara tersebut, untuk mengetahui pesan Presiden kepada peserta retret. Sayangnya, hingga berita ini ditulis, politikus Partai Keadilan Sejahtera itu belum merespons pesan yang dikirimkan.

Dalam acara yang sama, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Ace Hasan Syadzily, yang menyelenggarakan retret DPRD, menyampaikan bahwa sebanyak 503 ketua DPRD mengikuti kegiatan tersebut. “Acara ini berlangsung di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng,” ujarnya.

Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhanas menggelar retret untuk ratusan ketua DPRD pada periode 15 hingga 19 April 2026. Agenda retret kali ini mengundang 557 Ketua DPRD di seluruh Indonesia. Rinciannya mencakup 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, dan 415 Ketua DPRD Kabupaten.

Sebanyak 11 orang pengurus dari Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten seluruh Indonesia juga turut serta dalam retret kali ini. Namun, hanya 479 dari total 557 Ketua DPRD yang tercatat hadir dalam acara tersebut.

Ace Hasan menjelaskan tujuan pelaksanaan retret seluruh Ketua DPRD adalah untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional dan daerah. “Peserta didorong menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan agen perubahan,” kata Ace pada Rabu, 15 April 2026.

Retret serupa sering dilakukan selama masa pemerintahan Prabowo Subianto. Sebelumnya, retret juga wajib diikuti oleh menteri kabinet Merah Putih dan para kepala daerah.

Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini.