Kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Bitung di Pasar Girian
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung, Yani Ponengoh, kembali menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat dengan menggelar kegiatan reses dan menyambangi langsung para pedagang di Pasar Tradisional Girian, Selasa 2 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara anggota legislatif dengan masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil yang menjadi bagian penting dari perekonomian daerah.
Dalam momen blusukan tersebut, Yani Ponengoh berdialog dan menyerap berbagai “curhatan” serta aspirasi yang menjadi keluhan utama para pedagang. Ia juga memastikan bahwa suara mereka didengar dan diperjuangkan melalui mekanisme yang tersedia. Ponengoh, yang juga merupakan Anggota Komisi III DPRD Kota Bitung, disambut antusias oleh puluhan pedagang yang beramai-ramai menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.
Berbagai isu strategis, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur, tata kelola pasar, dan ketertiban menjadi topik hangat dalam sesi serap aspirasi ini. Dalam kesempatan tersebut, Yani Ponengoh menegaskan komitmennya untuk menjembatani keluhan para pedagang dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Apa yang menjadi aspirasi para pedagang akan saya tindaklanjuti,” ujar Ponengoh, menegaskan perannya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif para pedagang dalam membangun lingkungan pasar yang lebih baik.
Menurut laporan di lokasi, keluhan yang mendominasi datang dari masalah perbaikan infrastruktur di lingkungan pasar yang dinilai belum optimal. Selain itu, tata kelola dan penataan pedagang juga disuarakan agar kondisi pasar menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi penjual maupun pembeli. Aspirasi ini menjadi cerminan bahwa para pedagang menaruh harapan besar kepada wakil mereka di legislatif untuk mendorong Pemerintah Kota Bitung melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar agar lebih serius dalam membenahi fasilitas dan manajemen pasar tradisional.
Berbagai Keluhan yang Disampaikan Pedagang
Beberapa keluhan utama yang disampaikan oleh para pedagang antara lain:
- Infrastruktur pasar yang kurang memadai, seperti saluran air yang tidak lancar dan pencahayaan yang tidak cukup.
- Masalah pengelolaan pasar yang dinilai kurang efektif, termasuk pembagian tempat usaha yang tidak merata.
- Ketertiban lingkungan pasar yang masih perlu ditingkatkan, termasuk kebersihan dan keamanan.
Menanggapi berbagai keluhan yang ia terima, Yani Ponengoh tidak hanya mencatat, namun juga berkomitmen untuk segera menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui mekanisme kerja dewan. Ia berjanji akan membawa masalah ini ke tingkat pembahasan yang lebih serius.
“Saya akan mengusulkan agar dilakukan rapat kerja bersama pihak terkait untuk membahas masalah ini dan mencari jalan tengahnya,” pungkasnya.
Kegiatan reses Yani Ponengoh di Pasar Girian ini menjadi bukti pentingnya peran anggota legislatif dalam menjembatani keluhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah, sekaligus memastikan bahwa suara dari akar rumput, khususnya para pelaku ekonomi kecil, didengar dan diperjuangkan.

Tinggalkan Balasan