Derbi Turin yang Penuh Tantangan
Pertandingan antara Juventus dan Torino, yang dikenal dengan nama Derby della Mole, akan menjadi momen penting dalam sejarah sepak bola Italia. Dalam pertandingan ini, raksasa Serie A, Juventus, akan menjamu tetangganya, Torino, di Stadion Allianz pada Minggu (9/11). Rivalitas antara dua klub ini telah berlangsung sejak tahun 1929 dan selama ini, Juventus tercatat sebagai tim yang tak terkalahkan dalam 20 pertemuan liga melawan Torino.
Pertandingan ini akan menjadi pertama kalinya musim 2025/2026 di bawah manajemen baru. Pelatih baru Juventus, Luciano Spalletti, membawa inovasi baru dengan skema dan skuad pilihan yang berbeda. Dua laga awalnya bersama Bianconeri berhasil meraih satu kemenangan di kandang Cremonese dengan skor 2–1 dan sekali imbang dalam lanjutan Liga Champions dengan skor 1–1 ketika menjamu Sporting CP. Sinyal positif dari Spalletti membuat para pemain semakin percaya diri menghadapi duel ini.
Juventus saat ini berada di peringkat keenam dengan 18 poin, sama seperti Bologna di atasnya namun masih kalah dalam segi selisih gol. Meskipun begitu, mereka tetap harus waspada karena jika kehilangan poin maka Como atau Lazio bisa menggeser posisi mereka.
Di sisi lain, Torino menunjukkan proses kebangkitan yang signifikan. Tim ini belum pernah kalah dalam lima laga terakhir Serie A, yang menimbulkan kekhawatiran bagi Bianconeri. Marco Baroni, pelatih baru Torino, berusaha memutus hasil negatif dalam derby Turin yang selalu mengecewakan bagi klubnya. Meski masih berada di posisi ke-13 dengan 13 poin, Torino memiliki harapan besar untuk merepotkan Juve, atau bahkan mencuri poin dalam momentum era baru yang sedang terjadi.
Prediksi Skuad dan Formasi
Untuk laga ini, Juventus kemungkinan akan menggunakan formasi 3-4-2-1. Kiper Michele Di Gregorio akan menjadi andalan di bawah mistar gawang. Bek-bek seperti Pierre Kalulu, Federico Gatti, dan Teun Koopmeiners akan bertugas mempertahankan pertahanan. Di lini tengah, Andrea Cambiaso, Manuel Locatelli, Khephren Thuram, dan Filip Kostic akan memberikan dukungan serangan. Weston McKennie dan Kenan Yildiz akan menjadi gelandang serang, sementara Dusan Vlahovic akan menjadi striker utama.
Sementara itu, Torino kemungkinan akan menggunakan formasi 3-5-2. Kiper Alberto Paliari akan menjadi pengganti Franco Israel yang masih diragukan. Bek-bek seperti Ardian Ismajli, Guillermo Maripan, dan Saul Coco akan bertugas menjaga pertahanan. Di lini tengah, Marcus Pedersen, Cesare Casedei, Kristjan Asllani, Nikola Vlasic, dan Niels Nkounkou akan memberikan dukungan serangan. Che Adams dan Giovanni Simeone akan menjadi penyerang utama.
Statistik Head-to-Head dan Performa Terakhir
Dalam head-to-head antara Juventus dan Torino, Juventus mendominasi dengan hasil 4–2 di Serie A 2022/2023, 2–0 di Serie A 2023/2024, 0–0 di Serie A 2023/2024, 2–0 di Serie A 2024/2025, dan 1–1 di Serie A 2024/2025.
Performa terakhir Juventus mencakup kemenangan 3–1 atas Udinese, kemenangan 2–1 atas Cremonese, imbang 1–1 dengan Sporting CP, serta kekalahan 1–0 dari Real Madrid. Sementara itu, Torino menunjukkan performa stabil dengan kemenangan 2–1 atas Genoa, 1–0 atas Napoli, imbang 0–0 dengan Bologna, dan 2–2 dengan Pisa.
Wasit dan Prediksi Skor
Pertandingan akan dipimpin oleh wasit Luca Zufferli, dengan asisten wasit Alessandro Costanzo dan Matteo Passeri, serta wasit keempat Daniele Doveri. VAR akan dipegang oleh Federico La Penna, dengan asisten VAR Aleandro Di Paolo.
Dalam prediksi skor, Juventus diunggulkan untuk meraih kemenangan dengan skor 2–1 atas Torino. Performa meningkat dalam sepekan terakhir dan rekor buruk Torino di Derby della Mole mendukung prediksi ini.

Tinggalkan Balasan