Lionel Messi kembali menunjukkan kehebatannya bersama Inter Miami. Kemenangan telak 5-1 atas New York City FC dalam laga perebutan gelar Wilayah Timur MLS menjadi bukti bahwa trio veteran seperti Jordi Alba dan Sergio Busquets masih memiliki peran penting dalam tim. Kolaborasi ketiganya menjadi kunci keberhasilan Inter Miami meraih kemenangan besar yang mengantarkan mereka ke final MLS pertama dalam sejarah klub.
Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (30/11) menjadi momen penting bagi Inter Miami, yang lima musim sebelumnya belum pernah melangkah dari babak pertama playoff. Kemenangan ini adalah pencapaian besar yang membuktikan perkembangan pesat tim setelah kedatangan Messi pada pertengahan musim 2023.
Tadeo Allende menjadi bintang utama dalam pertandingan tersebut. Penyerang asal Argentina itu mencetak tiga gol, dua di antaranya berasal dari assist Jordi Alba dan Sergio Busquets. Selain itu, Mateo Silvetti juga turut menyumbangkan gol pada menit ke-67, setelah memanfaatkan umpan dari Messi. Gol ini membuat La Pulga mencapai rekor 405 assist sepanjang karier, angka yang diyakini sebagai rekor tertinggi dalam sejarah sepak bola.
Telasco Segovia kemudian memperlebar keunggulan Miami menjadi 4-1 lewat sentuhan backheel cantik Alba pada menit ke-83. Allende melengkapi malamnya dengan gol ketiga pada menit ke-89, memberikan kemenangan mutlak bagi Inter Miami. Sementara itu, NYCFC sempat memperkecil skor melalui gol Justin Haak di menit ke-37, namun setelah itu mereka gagal menahan serangan Miami.
Inter Miami akan menjadi tuan rumah di final MLS yang akan digelar pada 6 Desember mendatang. Mereka akan menghadapi pemenang antara San Diego dan Vancouver. Pertandingan antara San Diego dan Vancouver baru akan berlangsung beberapa jam setelah pertandingan ini usai. Namun, ada catatan penting bahwa Inter Miami pernah kalah dari Vancouver dalam semifinal Liga Champions CONCACAF dengan agregat 1-5. Jika kembali bertemu, laga tersebut akan membawa tensi tambahan.
Meski sempat terkena benturan keras di kepala pada menit ke-9 dan sempat terbaring beberapa detik, Messi tetap mampu bangkit dan berkontribusi besar dalam pertandingan. Dua menit setelah cedera kecil itu, ia dijatuhkan saat Miami menyerang. Meski begitu, Messi tetap mendikte permainan. Tendangan bebasnya dari jarak 30 meter sempat menciptakan ancaman sebelum akhirnya memberikan assist matang untuk Silvetti.
Sejak kedatangan Messi pada pertengahan musim 2023, Inter Miami telah mengalami perubahan total. Dari tim yang terpuruk di dasar klasemen dengan 11 laga tanpa kemenangan, Inter Miami kini menorehkan prestasi mentereng. Beberapa pencapaian mencolok termasuk juara Leagues Cup 2023, meraih Supporters’ Shield musim lalu, membangun stadion baru dekat Bandara Internasional Miami, serta memiliki salah satu penjualan jersey terlaris di dunia.
Saat ini, Inter Miami hampir meraih trofi MLS pertama dalam sejarah klub. Messi masih terikat kontrak hingga 2028 dan kemungkinan besar akan menyabet MLS MVP kedua secara beruntun.
Dengan kemenangan telak ini, Inter Miami kembali menunjukkan bahwa era Messi bukan hanya tentang popularitas, tetapi juga dominasi dan peluang nyata menjadi juara MLS. Trofi berikutnya tinggal selangkah di depan mata.

Tinggalkan Balasan