Gubernur DKI Jakarta Meninjau Korban Kecelakaan di Sekolah

Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, baru-baru ini mengunjungi siswa dan guru SDN Kalibaru 01 di Cilincing, Jakarta Utara. Mereka menjadi korban dari kecelakaan mobil putih yang terjadi di halaman sekolah. Peristiwa ini menimbulkan rasa prihatin di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat.

Kecelakaan tersebut terjadi saat para siswa sedang berbaris di lapangan sekolah untuk mengikuti kegiatan literasi. Tanpa diduga, mobil putih yang dikemudikan oleh seorang sopir baru masuk melalui gerbang sekolah yang seharusnya tertutup rapat. Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tidak terkontrol dan menabrak beberapa siswa serta guru yang sedang berada di halaman sekolah.

“Sopirnya ganti dan pintunya tertutup, lalu masuk dengan kecepatan tidak terkontrol dan menabrak murid dan guru,” ujar Pramono Anung setelah menjenguk para korban di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Kondisi Korban dan Tindakan Pemerintah

Pramono Anung menyampaikan harapannya agar kondisi lima korban yang dirawat di RSUD Koja tidak memburuk. Ia juga memerintahkan Direktur RSUD Koja dan RSUD Cilincing untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para korban. Jika diperlukan tindakan bedah, maka segera dilakukan.

Seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin kesejahteraan warga Jakarta.

Kejadian Tidak Terduga

Pramono menilai insiden tersebut sebagai peristiwa yang tidak terduga. Menurutnya, pagar sekolah dalam kondisi tertutup dan kendaraan seharusnya berhenti sebelum masuk halaman. Namun, mobil tersebut justru masuk dan menabrak anak-anak yang sedang dikumpulkan untuk proses literasi.

“Pagar sekolah tertutup rapat, tapi mobil tetap masuk dan menabrak anak-anak yang sedang dikumpulkan untuk proses literasi, kejadian ini tidak terduga,” katanya.

Penyelidikan dan Pencegahan

Pemprov DKI kini melakukan pendalaman bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kelalaian dan mencegah kejadian serupa terulang. Tim investigasi akan mencari tahu apakah ada kesalahan prosedur atau kelalaian dari pihak pengemudi maupun pihak sekolah.

Dari total 21 korban luka, lima orang dirawat di RSUD Koja:

  • Laki-laki = 11 Orang Siswa
  • Perempuan = 9 Orang
  • Guru Laki-Laki = 1 Orang

Sementara itu, 16 orang lainnya dirawat di RSUD Cilincing dengan status rawat jalan. Dari jumlah tersebut, 5 orang dirujuk ke RSUD Koja karena kondisi mereka lebih parah.

Langkah-Langkah Pemprov DKI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah penting untuk menangani kejadian ini. Selain menanggung biaya perawatan, pihaknya juga berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan di lingkungan sekolah. Hal ini termasuk peningkatan pengawasan dan pemasangan alat penghalang yang lebih efektif.

Selain itu, pihak sekolah dan pihak berwenang akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pengamanan dan penggunaan kendaraan di area sekolah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang kembali.