Pada perayaan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang digelar di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada hari Ahad, 5 Oktober 2025, terdapat sejumlah tokoh yang tidak hadir. Salah satunya adalah mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi). Mereka tidak terlihat dalam upacara tersebut.
Sejumlah mantan presiden dan wakil presiden hadir dalam acara tersebut, namun Megawati dan Jokowi tidak muncul. Tokoh-tokoh yang hadir antara lain mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono; istri almarhum mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, Soraya; istri almarhum mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah; mantan Wakil Presiden Try Sutrisno; mantan Wakil Presiden Budiono; mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla; dan mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Sementara itu, Tempo mencoba memperoleh konfirmasi mengenai alasan Megawati tidak hadir dalam HUT TNI ke-80. Tim redaksi berusaha menghubungi Guntur Romli, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga saat ini, pesan tersebut belum mendapatkan respons.
Di sisi lain, ajudan Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, hanya menjawab salam dari Tempo tanpa memberikan penjelasan tentang alasan Jokowi tidak hadir. Sehari sebelumnya, Jokowi bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Syarif membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menyatakan bahwa pertemuan berlangsung sejak pukul 13.00 WIB. “Pertemuan berlangsung selama dua jam,” kata Syarif saat dihubungi pada hari yang sama. Meskipun demikian, ia belum bersedia memberikan informasi lebih lanjut mengenai topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Selain para mantan presiden dan wakil presiden, para menteri koordinator, menteri, dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih juga turut hadir dalam acara tersebut. Tidak ketinggalan, para mantan Panglima TNI dan jenderal purnawirawan juga hadir, seperti mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Andika Perkasa, Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo, Marsekal Purnawirawan Hadi Tjahjanto, dan Laksamana Purnawirawan Yudo Margono.
Hendrik Yaputra
berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Data dan Fakta Tentara Indonesia

Tinggalkan Balasan