Perluasan Jaringan Hotel Archipelago di Jawa Barat
Archipelago kembali memperkuat eksistensinya di sektor perhotelan Jawa Barat dengan meresmikan Hotel Neo Kota Baru Parahyangan, hotel ke-22 yang dikelola oleh grup manajemen perhotelan terbesar di Indonesia tersebut di provinsi ini. Kehadiran hotel baru ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan pariwisata sekaligus memenuhi kebutuhan akomodasi modern di kawasan Bandung Raya.
Pembukaan Hotel Neo Kota Baru Parahyangan berlangsung di tengah tren positif industri pariwisata Jawa Barat. Sepanjang akhir tahun lalu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tercatat menembus 17 juta perjalanan, dengan tingkat okupansi hotel berbintang sempat menyentuh angka sekitar 58 persen. Momentum ini menjadi dasar Archipelago untuk terus berinvestasi dan memperluas jaringan hotelnya.
CEO Archipelago, John Flood, menyatakan bahwa pembukaan Hotel Neo Kota Baru Parahyangan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Menurutnya, potensi pasar Jawa Barat masih sangat besar, baik dari segmen wisata maupun bisnis.
“Melalui Hotel Neo Kota Baru Parahyangan, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang modern, nyaman, dan bernilai. Kami optimistis hotel ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan pariwisata Jawa Barat sekaligus memperkuat posisi Archipelago di industri perhotelan nasional,” ujar John Flood dalam keterangan resminya.
Lokasi Strategis dan Fasilitas Lengkap
Berlokasi strategis di Jalan Panyawangan, Kota Baru Parahyangan, hotel ini berada di pusat kawasan yang berkembang pesat. Aksesnya juga sangat mudah, termasuk ke Stasiun Kereta Cepat Padalarang yang hanya berjarak sekitar delapan menit perjalanan. Posisi tersebut menjadikan Hotel Neo Kota Baru Parahyangan sebagai pilihan ideal bagi wisatawan maupun pelaku bisnis.
Hotel Neo Kota Baru Parahyangan menghadirkan 116 kamar bergaya modern yang terbagi dalam empat tipe, yakni Standard, Superior, Deluxe, dan Executive Suite. Untuk mendukung kebutuhan tamu, hotel ini dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari Sundara Ballroom, tiga ruang pertemuan (Denaya, Gantari, dan Baswara), hingga restoran Noodles Now yang menyajikan menu khas Indonesia dan internasional.
Dekat dengan Destinasi Wisata
Dari sisi lokasi wisata, hotel ini juga dekat dengan sejumlah destinasi unggulan di sekitar Bandung Barat. Beberapa di antaranya Wahoo Waterworld, Parahyangan Golf Bandung, Museum Geologi Karst Citatah, serta Air Terjun Pelangi. Kedekatan dengan berbagai objek wisata tersebut membuat Hotel Neo Kota Baru Parahyangan cocok untuk tamu rekreasi maupun perjalanan bisnis.
Direktur CV Bangun Lestari Parahyangan, Felix Setiawan, menyambut positif peresmian hotel ini. Ia berharap kehadiran Hotel Neo Kota Baru Parahyangan tidak hanya menjadi ikon baru akomodasi di kawasan tersebut, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap hotel ini dapat menjadi bagian dari pertumbuhan pariwisata Jawa Barat, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan komunitas lokal,” kata Felix.
Seremoni Pemotongan Pita
Hotel Neo Kota Baru Parahyangan resmi dibuka pada 17 Desember 2025 melalui seremoni pemotongan pita yang dihadiri perwakilan owning company, manajemen Archipelago, serta unsur pemerintah Kabupaten Bandung Barat, termasuk Bupati, Dandim, Kapolres, dan pejabat daerah lainnya.
Dengan dibukanya Hotel Neo Kota Baru Parahyangan, Archipelago menegaskan langkah strategisnya dalam memperluas jaringan hotel sekaligus mendukung penguatan sektor pariwisata Jawa Barat sebagai salah satu destinasi unggulan nasional.

Tinggalkan Balasan