Pertandingan BWF World Tour Finals 2025 telah memasuki tahap undian atau drawing yang diumumkan hari ini, Sabtu (13/12/2025). Kehadiran pertandingan ini menunjukkan bahwa kompetisi tahun ini akan sangat ketat dan menarik. Lima wakil Indonesia akan berlaga di empat nomor yang berbeda dalam ajang penutup musim ini.
Dari lima wakil tersebut, dua di antaranya adalah debutan. Mereka adalah Putri Kusuma Wardani di nomor tunggal putri serta pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Kehadiran mereka menambah semangat dan harapan baru bagi Indonesia dalam ajang ini.
Di nomor tunggal putra, asa besar ditempatkan pada Jonatan Christie. Ia menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kategori ini. Jonatan, yang berhasil meraih tiga gelar juara BWF World Tour tahun ini, tergabung dalam grup A. Grup ini tergolong sulit karena harus bersaing dengan beberapa atlet hebat seperti Kunlavut Vitidsard dari Thailand, yang merupakan juara dunia tunggal putra 2023, serta Anders Antonsen dari Denmark dan Christo Popov dari Prancis.
Jonatan Christie telah konsisten dalam mengikuti BWF World Tour Finals selama empat edisi berturut-turut. Meskipun selalu lolos dari babak penyisihan grup, ia selalu gagal melangkah ke babak semifinal. Hal ini memberikan tantangan tersendiri baginya untuk bisa mencapai prestasi lebih tinggi di ajang kali ini.
Sektor ganda putra juga menjadi fokus utama bagi Indonesia. Dua wakil yang akan berlaga adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Keduanya tergabung dalam grup yang berbeda. Fajar/Fikri berada di grup B dan akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang merupakan murid terbaik pelatih Herry Iman Pierngadi. Sementara itu, Sabar/Reza berada di grup A bersama juara dunia ganda putra, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Berikut hasil drawing BWF World Tour Finals 2025:
Tunggal Putra
Grup A
– Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
– Anders Antonsen (Denmark)
– Christo Popov (Prancis)
– Jonatan Christie (Indonesia)
Grup B
– Li Shi Feng (China)
– Chou Tien Chen (Taiwan)
– Shi Yu Qi (China)
– Kodai Naraoka (Jepang)
Tunggal Putri
Grup A
– An Se-young (Korea Selatan)
– Akane Yamaguchi (Jepang)
– Putri Kusuma Wardani (Indonesia)
– Tomoka Miyazaki (Jepang)
Grup B
– Wang Zhi Yi (China)
– Han Yue (China)
– Ratchanok Intanon (Thailand)
– Pornpawee Chochuwong (Thailand)
Ganda Putra
Grup A
– Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan)
– Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)
– Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin (Taiwan)
– Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia)
Grup B
– Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
– Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)
– Liang Wei Keng/Wang Chang (China)
– Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India)
Ganda Putri
Grup A
– Peary Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
– Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang)
– Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang)
– Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China)
Grup B
– Kim hye-jeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan)
– Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan)
– Liu Sheng Shu/Tan Ning (China)
– Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu (Taiwan)
Ganda Campuran
Grup A
– Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand)
– Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China)
– Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis)
– Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang)
Grup B
– Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China)
– Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia)
– Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia)
– Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (Indonesia)

Tinggalkan Balasan