Penampilan Baru Jetour T2 di Pasar Otomotif Indonesia
Jetour, sebuah merek otomotif yang konsisten menarik perhatian konsumen di Indonesia, baru saja meluncurkan model terbarunya, Jetour T2. Peluncuran ini dilakukan dalam ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang. Dengan desain boxy tegas dan fitur offroad yang kuat, T2 mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda dari pesaingnya di segmen SUV petualang.
Pada peluncurannya, Jetour Motor Indonesia mengumumkan harga resmi untuk varian pertama, yaitu mesin 2.0-liter turbo, sebesar Rp588 juta OTR Jakarta. Namun, sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan awal, Jetour menawarkan harga spesial sebesar Rp568 juta untuk 500 pembeli pertama. Strategi ini membuat T2 tampil kompetitif dari sisi value.
Menurut Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, pemesanan sudah bisa dilakukan sejak hari pertama GJAW. Kehadiran T2 juga menunjukkan keseriusan Jetour dalam memperluas portofolio produknya di Indonesia setelah sebelumnya sukses dengan Dashing dan X70 Plus.
Desain Boxy “Rugged Adventure”
Jetour T2 pertama kali muncul di hadapan publik Indonesia pada GIIAS 2025, dan sejak itu desainnya langsung mencuri perhatian. Jetour mengusung konsep “Rugged Adventure SUV, Rugged Design, Rugged Power”, dan semuanya benar-benar diterjemahkan pada tampilan eksterior.
Karakter boxy menjadi identitas kuat Jetour T2. Setiap sisi bodi menonjolkan garis-garis tegas, overfender kokoh, serta stance tinggi yang memperkuat kesan SUV petualang. Bagian depan tampil agresif dengan grille tebal, lampu LED modern, serta sentuhan aksen gelap yang memperkuat kesan tangguh. Dari samping, bodi terlihat berotot dengan permainan garis horizontal dan window line kotak yang memperkuat citra ala SUV klasik.
Kesan gagah ini bukan sekadar estetika, sebab Jetour T2 memang dibekali kemampuan yang mendukung penggunaan offroad. Mobil ini bisa melibas genangan air hingga kedalaman 700 mm, menjadikannya cocok sebagai SUV serbaguna untuk petualang modern.
Performa: 245 PS, 375 Nm, dan AWD Cerdas
Salah satu sorotan terbesar Jetour T2 ada pada mesinnya. Model yang masuk Indonesia dibekali mesin Kunpeng 2.0-liter TGDI turbo yang menghasilkan tenaga 245 PS dan torsi 375 Nm. Angka ini cukup agresif untuk sebuah SUV di kelas menengah.
Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 7DCT yang terkenal responsif. Jetour mengklaim akselerasi 0–100 km per jam mampu diraih dalam 8,7 detik, sebuah performa yang meyakinkan mengingat bobot dan desain SUV ini.
Kemampuan offroad Jetour T2 diperkuat oleh sistem X-AWD, sebuah sistem penggerak semua roda yang bisa membagi suplai tenaga ke setiap roda sesuai kondisi jalan. Uniknya, sistem ini dapat beralih otomatis dari 2WD ke 4WD tanpa campur tangan pengemudi, memberi kenyamanan saat melibas medan menantang.
Jetour juga membekali T2 dengan tujuh mode berkendara: Standard, Eco, Sport, Rock, Sand, Snow, dan X-Mode. Ditambah fitur Off-Road Crawling, mobil ini mampu bergerak stabil di medan berat dengan kecepatan rendah.
Interior Mewah dengan Sentuhan Modern
Di balik tampilan luar yang macho, Jetour T2 tetap mempertahankan nuansa premium khas mobil keluarga modern. Sunroof panoramik berukuran 65 inci memberi kesan lapang pada kabin. Pengemudi dan penumpang disuguhkan layar cluster 10,25 inci serta head unit touchscreen 15,6 inci yang menjadi pusat kontrol berbagai fungsi hiburan dan kendaraan.
Fitur modern lainnya termasuk wireless charger 50W, intelligent voice command, dual zone AC dengan filter CN95, hingga kursi elektrik berfitur pemanas dan pendingin. Kabin terasa fungsional dan nyaman untuk perjalanan jauh maupun penggunaan harian.
Fitur Keselamatan: ADAS Lengkap
Meski tampil sebagai SUV petualang, Jetour T2 tidak mengabaikan faktor keselamatan. Mobil ini dibekali enam airbag, sistem pengereman lengkap (ABS, EBD, BA), traction control, auto hold, electric parking brake, rain sensing wiper, dan sensor parkir empat titik.
Tak hanya itu, Jetour menyematkan 10 fitur ADAS yang mencakup Adaptive Cruise Control, Auto Emergency Braking, Lane Keeping Assist, Traffic Jam Assist, Door Open Warning, Blind Spot Detection, Rear Cross Traffic Alert, 540-degree camera, Hill Start Assist, Hill Descent Control, serta Tire Pressure Monitoring System.
Keunggulan dan Kekurangan Jetour T2
- Keunggulan
- Desain boxy modern yang jarang dimiliki pesaing di kelasnya
- Mesin kuat 245 PS dengan torsi besar
- Sistem AWD pintar yang mampu menyesuaikan medan
- Fitur ADAS lengkap
- Interior premium dengan sunroof besar
-
Harga lebih terjangkau dibanding SUV sekelasnya
-
Kekurangan
- Jaringan dealer Jetour belum sebanyak brand Jepang
- Belum tersedia pilihan mesin hybrid
- Satu varian mesin saja membuat opsi konsumen lebih terbatas
- Desain boxy mungkin tidak cocok untuk semua selera
Jetour T2 hadir sebagai SUV yang tak hanya mengandalkan tampilan gagah, tetapi benar-benar dibangun dengan kemampuan offroad yang nyata, fitur modern, dan harga yang sangat kompetitif. Dengan harga spesial Rp568 juta untuk kuota terbatas, SUV ini berpotensi menarik banyak konsumen yang mencari kendaraan berkarakter kuat namun tetap nyaman dipakai sehari-hari.

Tinggalkan Balasan