SEMARANG, Aksaraintimes.id
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa tidak boleh ada aktivitas penambangan di kawasan Gunung Slamet. Hal ini disampaikan saat ia menjawab pertanyaan seorang mahasiswa dalam acara Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Sabtu (6/12/2025).
“Gunung Slamet itu sudah diproses menjadi kawasan taman nasional. Maka tidak boleh ada penambangan,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis.
Ia menyatakan bahwa masukan dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) asal Pemalang, Dikri Mulia, menjadi perhatian serius pemerintah provinsi dalam upaya pencegahan bencana. Luthfi memberi instruksi kepada kepala daerah yang wilayahnya berdekatan dengan Gunung Slamet untuk melakukan mitigasi agar praktik perusakan lingkungan tidak terjadi.
Dalam dialog tersebut, Dikri Mulia mempertanyakan aktivitas penambangan pasir di kawasan Gunung Slamet dan mengungkapkan kekhawatirannya jika kegiatan tersebut benar-benar terjadi. Ia juga menanyakan sejauh mana gubernur mengetahui tentang hal ini serta langkah-langkah yang telah diambil dan akan diambil untuk mencegah bencana.
“Sejauh mana Gubernur mengetahui mengani hal ini, langkah apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur, lalu langkah apa yang akan dilakukan agar bencana-bencana jangan sampai terjadi,” ujar Dikri.
Sebelumnya, Luthfi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup untuk menjadikan Gunung Slamet sebagai taman nasional. “Sudah kita ajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup. Kita tunggu rekomendasinya,” kata Luthfi saat menghadiri pembukaan Soloraya Great Sale (SGS) 2025 di Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (29/6/2025).
Luthfi menambahkan bahwa pemetaan kawasan Gunung Slamet telah dilakukan untuk mendukung rencana pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan.
Peran Pemerintah dalam Perlindungan Kawasan Gunung Slamet
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Berikut beberapa langkah yang telah diambil:
-
Pengajuan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Pemerintah Jawa Tengah telah mengajukan permohonan resmi untuk menjadikan Gunung Slamet sebagai taman nasional. Proses ini sedang dalam peninjauan dan menunggu rekomendasi dari pihak terkait. -
Pemetaan Wilayah
Pemetaan kawasan Gunung Slamet dilakukan untuk memastikan bahwa area yang sensitif tidak terganggu oleh aktivitas manusia. Hal ini juga membantu dalam merancang destinasi wisata yang ramah lingkungan. -
Koordinasi dengan Daerah Terkait
Gubernur meminta para kepala daerah yang wilayahnya berdekatan dengan Gunung Slamet untuk bekerja sama dalam mitigasi risiko bencana dan mencegah perusakan lingkungan. -
Perhatian terhadap Masukan Masyarakat
Pendapat dan keluhan masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Dikri Mulia, dianggap penting dalam pengambilan keputusan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengelolaan kawasan.
Pentingnya Perlindungan Lingkungan di Sekitar Gunung Slamet
Gunung Slamet bukan hanya menjadi sumber daya alam, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan budaya yang tinggi. Oleh karena itu, perlindungan lingkungan di sekitar kawasan ini sangat penting. Beberapa alasan mengapa perlindungan diperlukan adalah:
-
Mencegah Bencana Alam
Aktivitas penambangan dapat merusak struktur tanah dan meningkatkan risiko longsor atau banjir. Dengan melarang penambangan, risiko bencana bisa diminimalkan. -
Melestarikan Keanekaragaman Hayati
Kawasan Gunung Slamet merupakan habitat bagi berbagai spesies flora dan fauna. Perlindungan lingkungan akan membantu menjaga keanekaragaman hayati yang semakin terancam. -
Pengembangan Wisata Berkelanjutan
Dengan menjadikan Gunung Slamet sebagai taman nasional, pemerintah dapat mengembangkan wisata yang berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, pemerintah Jawa Tengah berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Penambangan di kawasan Gunung Slamet akan terus dilarang hingga status taman nasional sepenuhnya ditetapkan.

Tinggalkan Balasan