Informasi Terkini tentang Gunung Api Iya
Gunung Api Iya terletak di Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Secara geografis, letaknya berada pada koordinat Latitude -8.897°LU dan Longitude 121.645°BT dengan ketinggian mencapai 637 mdpl. Gunung ini menjadi perhatian khusus karena aktivitas vulkanik yang terjadi di sekitarnya.
Status Waspada Level II
Berdasarkan pengamatan terbaru, Gunung Api Iya saat ini berada dalam status Waspada atau Level II. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada potensi aktivitas yang perlu diawasi secara ketat. Salah satu indikator utama adalah adanya asap kawah yang berwarna putih tipis dengan tinggi sekitar 50–100 meter dari puncak. Cuaca di sekitar gunung tersebut tercatat cerah hingga hujan, dengan angin yang bertiup lemah ke arah timur laut dan timur.
Cuaca dan Data Meteorologi
Cuaca di sekitar Gunung Api Iya memiliki suhu udara berkisar antara 24.9-31.7°C. Kelembaban udara mencapai 64.1-91.9 persen, sedangkan tekanan udara berada pada kisaran 100.1-100.5 mmHg. Intensitas curah hujan juga tercatat sebesar 59.4 mm per hari.
Sementara itu, data cuaca lainnya menunjukkan suhu udara sekitar 27-33°C, kelembaban 67-85 persen, dan tekanan udara 1.0031-1.0044 mmHg. Kondisi ini memperlihatkan variasi cuaca yang cukup signifikan, terutama terkait dengan intensitas hujan dan kelembaban.
Aktivitas Gempa Vulkanik dan Tektonik
Berdasarkan pengamatan kegempaan, tercatat 6 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo berkisar antara 2.2–6.5 mm. Durasi gempa berkisar antara 15.8–30.6 detik, sementara selisih waktu gelombang S dan P (S-P) berada pada rentang 1.79–3.08 detik.
Selain itu, terdapat juga 6 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 3.6–13 mm. Durasi gempa berkisar antara 23–37.1 detik, sementara selisih waktu S-P berada pada kisaran 4.2–6.9 detik. Aktivitas gempa ini menjadi indikator penting untuk memantau potensi perubahan aktivitas gunung api.
Peringatan bagi Masyarakat dan Pengunjung
Pihak pengawas Gunung Api Iya memberikan peringatan kepada masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, menuruni, maupun bermalam di sekitar kawah Gunung Iya. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan untuk menjaga keselamatan dan menghindari risiko bahaya akibat aktivitas vulkanik yang belum sepenuhnya stabil.

Tinggalkan Balasan