Penemuan Maria Gabriella Harum Banyu Prasetyaningtyas yang Menyedihkan dan Lega
Selama seminggu, keluarga dan masyarakat Tangerang mengalami rasa cemas yang luar biasa. Namun, kekhawatiran tersebut akhirnya berakhir dengan kabar gembira. Maria Gabriella Harum Banyu Prasetyaningtyas atau dikenal sebagai Gaby, seorang remaja berusia 16 tahun, ditemukan dalam keadaan selamat di Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu sore (12/11). Penemuan ini menjadi titik balik dari pencarian yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Proses Penyelidikan yang Intensif
Setelah mendapatkan laporan bernomor LP/B/1737/XI/2025/PMJ/Restro Tng Kota pada Kamis (6/11), Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan penyelidikan intensif. Laporan tersebut dibuat oleh ibunda Gaby, yaitu Brigita Titis Prasanti. Dari hasil penelusuran awal, diketahui bahwa Gaby sempat berada di Hotel D’Paragon, Manggarai, Jakarta Selatan, sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.30 WIB pada hari Rabu (12 November 2025).
Meski tidak berhasil menemukan Gaby di hotel tersebut, rekaman CCTV menjadi petunjuk penting bagi polisi. Dalam rekaman tersebut, terlihat bahwa Gaby meninggalkan hotel menggunakan jasa ojek online (ojol) dari Manggarai ke Cikini.
Kepedulian dan Keberhasilan Tim Polisi
Kapolres Metro Tangkot, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menyampaikan rasa syukur atas penemuan Gaby. Ia mengapresiasi kerja cepat dan koordinasi lapangan yang baik dari Unit PPA Satreskrim. “Kami bersyukur korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Sebelumnya, Gaby hilang dan tidak dapat dihubungi oleh keluarga sejak Rabu pekan lalu (5/11). Dia diduga dibawa lari oleh seorang pria yang terlibat dalam jejaring pelaku tindak kejahatan yang terorganisir. Setelah 24 jam tidak ditemukan, pihak keluarga melapor kepada Polres Metro Tangkot pada Kamis (6/11). Seminggu kemudian, Gaby akhirnya ditemukan oleh polisi.
Pesan untuk Orang Tua dan Masyarakat
Atas kasus ini, Kombes Jauhari mengirim pesan kepada seluruh orang tua dan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Tangkot. Dia meminta agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati agar putra dan putri mereka tidak dibawa lari oleh pelaku tindak pidana eksploitasi atau penculik yang menyasar anak-anak di bawah umur.
“Kami imbau kepada orang tua untuk selalu memantau aktivitas anak, baik di lingkungan sosial maupun digital, agar tidak menjadi korban pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata dia.
Langkah-Langkah Pencegahan yang Disarankan
Untuk mencegah hal serupa terjadi, beberapa langkah penting dapat diambil:
- Pengawasan aktif: Orang tua perlu memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan anak di lingkungan sosial dan digital.
- Edukasi tentang keamanan: Anak-anak harus diberikan pemahaman tentang risiko-risiko yang ada di dunia nyata maupun digital.
- Koordinasi dengan pihak berwajib: Jika terdapat kecurigaan atau tanda-tanda aneh, segera melaporkan ke pihak kepolisian.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi. Penemuan Gaby menjadi contoh penting bagaimana kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan aparat kepolisian bisa membawa hasil positif.

Tinggalkan Balasan