Timnas U17 Argentina Gugur di Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025

Timnas U17 Argentina harus meninggalkan Piala Dunia U17 2025 lebih cepat dari yang diharapkan setelah kalah dalam adu penalti 4-5 dari Meksiko pada babak 32 besar. Pertandingan antara Timnas U17 Argentina dan Meksiko berlangsung dengan dramatis, dimana laga berakhir imbang 2-2 di waktu normal.

Laga tersebut digelar di Lapangan 2 Aspire Academy, Doha, Qatar, dan akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Argentina, yang sebelumnya menjadi semifinalis Piala Dunia U17 2023, kembali mengalami kekalahan dramatis di babak adu penalti.

Pada Piala Dunia U17 2023 lalu, Argentina juga kalah dari Jerman di semifinal yang berlangsung di Solo pada akhir November 2023. Pelatih Timnas U17 Argentina, Diego Placente, menyampaikan kekecewaannya setelah pertandingan berakhir.

“Kami bermain sangat bagus di babak pertama, tetapi hanya unggul satu gol. Pada babak kedua, ada lima menit kebingungan dan mereka mencetak gol,” ujar Placente, yang juga memimpin timnas Argentina di Piala Dunia U17 2023.

Ia menambahkan bahwa emosi di kategori usia seperti ini sangat tinggi dan sering kali tidak dapat diprediksi. “Penalti terkadang berpihak ke satu tim, terkadang tidak; kali ini bukan giliran kami.”

Harapan Tinggi yang Harus Terhenti Cepat

Argentina datang ke Piala Dunia U17 2025 dengan harapan tinggi setelah menjadi runner-up di turnamen U20 di Chile dan menjuarai Turnamen L’Alcudia meski tampil dengan skuad yang lebih muda. Mereka juga berhasil menyapu bersih kemenangan di fase grup.

Namun, harapan untuk melangkah lebih jauh harus terhenti di babak 32 besar. Placente tidak menutupi rasa kecewanya atas gugurnya Argentina yang sebelumnya tampil meyakinkan di fase awal.

“Kami berharap bisa melangkah lebih jauh, jelas kami kecewa, terutama karena fase pertama sangat bagus,” ujarnya.

Meskipun demikian, pelatih yang pernah menjadi juara dunia U20 bersama Argentina pada Piala Dunia 1997 di Malaysia itu tetap menekankan pentingnya menerima hasil dan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran.

“Kami harus menerima kekalahan, itu bagian dari permainan, dan belajar darinya, karena anak-anak ini punya masa depan besar dan sudah menunjukkannya,” katanya.

Penutup

Kegagalan Timnas U17 Argentina di Piala Dunia U17 2025 menunjukkan betapa kompetitifnya level sepak bola remaja internasional. Meskipun kalah, pengalaman ini akan menjadi bahan pembelajaran berharga bagi para pemain muda yang akan menghadapi tantangan di masa depan. Placente tetap percaya bahwa talenta-talenta muda ini memiliki potensi besar dan akan terus berkembang di masa mendatang.