Upaya Gianyar Menurunkan Angka Stunting

Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya menurunkan angka stunting. Dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97, sebanyak 476 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disalurkan kepada ibu hamil dan balita di wilayah Kecamatan Sukawati dan Payangan, Bali, pada Sabtu 20 Desember 2025.

Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Gianyar, Putu Diah Pradnya Maharani (Gek Diah), juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Putri sulung Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemkab Gianyar dalam menurunkan angka stunting menjadi 4,7 persen, yang menjadikan Gianyar sebagai kabupaten dengan angka stunting terendah kedua secara nasional.

Sebelumnya, angka stunting di Gianyar sempat mencapai 6,3 persen. “Gianyar telah membuktikan bahwa komitmen terhadap kualitas SDM dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi program kesehatan gratis, beasiswa hingga S1, dan pelatihan kerja dari Pemkab Gianyar.

Ketua TP PKK Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, menyampaikan bahwa dalam mengantisipasi anak stunting, para suami atau ibu hamil harus memahami pentingnya perhatian terhadap kesehatan anak, terutama di masa kehamilan dan usia balita.

“Gizi yang cukup dan pola asuh yang baik adalah kunci utama mencegah stunting,” tegasnya.

Penyaluran PMT dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu. Berlokasi di Kecamatan Sukawati, sebanyak 125 ibu hamil, meliputi Desa Celuk, Singapadu, Singapadu Tengah, dan Singapadu Kaler. Dilanjutkan pembagian untuk 351 balita di Desa Kerta Kecamatan Payangan pada hari berikutnya.

“Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi emas Gianyar yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” ujar Dayu Surya.

Program yang Mendukung Penurunan Stunting

Beberapa program yang dilakukan oleh Pemkab Gianyar berkontribusi signifikan dalam penurunan angka stunting. Di antaranya:

  • Program kesehatan gratis yang memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama ibu hamil dan balita.
  • Beasiswa hingga S1 yang membantu mendorong pendidikan generasi muda agar memiliki kesempatan lebih besar dalam meraih masa depan yang lebih baik.
  • Pelatihan kerja yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, sehingga dapat berkontribusi dalam perekonomian keluarga.

Selain itu, Pemkab Gianyar juga gencar melakukan sosialisasi tentang pentingnya gizi dan pola asuh yang tepat. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pengadaan PMT, seminar kesehatan, dan edukasi langsung ke masyarakat.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Stunting

Peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya mencegah stunting. Ibu-ibu hamil dan balita diimbau untuk memperhatikan asupan nutrisi dan pola hidup sehat. Selain itu, dukungan dari pasangan dan keluarga juga diperlukan untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perlakuan yang optimal.

Kegiatan seperti pembagian PMT bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi ajang edukasi tentang pentingnya kesehatan dan kualitas hidup. Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan risiko stunting dan bagaimana cara mencegahnya.

Target Masa Depan Gianyar

Gianyar memiliki visi untuk menjadi daerah yang unggul dalam hal kualitas sumber daya manusia. Dengan penurunan angka stunting yang signifikan, daerah ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain:

  • Memperluas jangkauan program kesehatan dan pendidikan.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pencegahan stunting.
  • Mengoptimalkan kolaborasi dengan instansi terkait untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan.

Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang baik, Gianyar diharapkan bisa menjadi contoh daerah lain dalam upaya menurunkan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas.