Warren Buffett menutup masa jabatannya dengan langkah signifikan. Perusahaan yang ia pimpin, Berkshire Hathaway, telah resmi mengumumkan akuisisi unit petrokimia dari Occidental Petroleum, OxyChem, dengan nilai mencapai 9,7 miliar dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp 161,1 triliun (dengan kurs Rp 16.611 per dolar AS).
Transaksi Terbesar Sejak 2022
Kesepakatan ini menjadi transaksi terbesar bagi Berkshire sejak tahun 2022, ketika perusahaan tersebut membeli perusahaan asuransi Alleghany dengan nilai 11,6 miliar dolar AS. Saat ini, Berkshire Hathaway memiliki kas yang mencapai 344 miliar dolar AS, mendekati rekor yang pernah dicapai oleh perusahaan ini.
Setelah pengumuman tersebut, saham Occidental mengalami penurunan drastis, merosot lebih dari 7 persen pada hari Kamis, 2 Oktober 2025.
Penggunaan Dana untuk Melunasi Utang
Berkshire Hathaway bukanlah nama asing bagi Occidental. Hingga akhir Juni 2025, perusahaan investasi ini telah memiliki 28,2 persen saham di Occidental. Meskipun demikian, Buffett yang kini berusia 95 tahun menegaskan bahwa ia tidak berencana untuk mengambil alih penuh perusahaan migas yang berbasis di Houston ini.
OxyChem sendiri memproduksi bahan kimia yang digunakan dalam berbagai sektor, termasuk pengolahan air, layanan kesehatan, dan kebutuhan industri. Occidental berencana menggunakan 6,5 miliar dolar AS dari hasil penjualan untuk membayar utangnya.
Komentar CEO Occidental
Vicki Hollub, CEO Occidental, mengungkapkan bahwa langkah ini akan membuka jalan bagi perusahaannya untuk kembali melakukan pembelian saham. Ia mengatakan, “Masalah kami adalah menurunkan utang lebih cepat. Ini menyelesaikan satu masalah besar yang dapat membuka nilai saham kami, sehingga pemegang saham lebih nyaman menambah kepemilikan dan investor baru bisa masuk.”
Hollub juga menambahkan, “Sekarang kami bisa memulai kembali program pembelian saham. Ini adalah langkah terakhir dari transformasi besar yang kami mulai 10 tahun lalu.”
Transisi Kepemimpinan di Berkshire Hathaway
Akuisisi ini juga menjadi momen penting dalam transisi kepemimpinan di Berkshire Hathaway. Greg Abel, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua untuk operasi non-asuransi dan akan menggantikan Buffett sebagai CEO pada tahun 2026, menyatakan bahwa pihaknya sangat menantikan kehadiran OxyChem sebagai anak usaha baru. Abel menghormati komitmen Hollub terhadap stabilitas jangka panjang Occidental, terutama rencana penggunaan hasil transaksi untuk memperkuat neraca perusahaan.
Target Penyelesaian Transaksi
Kedua perusahaan menargetkan agar kesepakatan ini dapat diselesaikan pada kuartal IV tahun 2025. Media The Wall Street Journal menjadi yang pertama melaporkan transaksi ini pekan lalu. Warren Buffett pertama kali terlibat dengan Occidental pada tahun 2019, ketika ia membantu mendanai akuisisi Anadarko Petroleum dengan komitmen sebesar 10 miliar dolar AS. Sebagai imbalannya, Berkshire memperoleh saham preferen dan waran untuk membeli saham biasa.
Hollub juga menambahkan bahwa ketika posisi kas perusahaan semakin kuat, Occidental berencana untuk menebus saham preferen yang dimiliki oleh Berkshire mulai tahun 2029. Saat ini, Occidental masih membayar dividen sebesar 8 persen untuk saham preferen tersebut.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Berkshire Hathaway dan Occidental Petroleum menunjukkan komitmennya untuk terus tumbuh dan beradaptasi dalam industri yang semakin kompetitif.

