Kehadiran Wapres Gibran dalam Upacara HUT ke-80 TNI
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monas, Jakarta, pada Ahad, 5 Oktober 2025. Ia tampil mengenakan seragam safari berkelir krem dengan empat kantong saku di tiap-tiap sisi baju. Seragam serupa juga dipakai oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Selain mengenakan safari krem empat saku, Gibran dan Prabowo juga tampil mengenakan kopiah hitam.
Seragam safari krem ini memiliki makna yang mendalam, terutama bagi para tokoh penting bangsa. Baju safari ala Sukarno ini merupakan gabungan nilai lokal dan modernisasi. Sejarawan Universitas Nasional Andi Achdian menjelaskan bahwa pada awal abad ke-20, Sukarno yang merupakan figur terpelajar dan terdidik, memakai seragam safari sebagai simbol kemajuan atau modernitas. Menurut Andi, modernitas yang terkandung dalam seragam safari krem itu tidak meninggalkan akar ke-Indonesia-annya.
Makna Seragam Safari dalam Konteks Politik
Desainer Sonny Muchlison menuturkan bahwa alasan Sukarno kerap tampil mengenakan seragam safari krem adalah karena ingin terlihat berbeda. Terutama saat tokoh proklamasi itu tampil di satu acara dengan para pemimpin keagamaan yang menjadi faksi tersendiri dalam politik Tanah Air.
Direktur Eksekutif PARA Syndicate Virdika Rizky Utama menjelaskan bahwa Sukarno paham bahwa gaya berpakaian bisa menjadi simbol politik. Menurutnya, Sukarno ingin menunjukkan kepada rakyat bahwa semua pemimpin bangsa setara. “Waktu itu Indonesia baru saja merdeka setelah dijajah ratusan tahun. Mental inlander masih kuat. Jadi visualitas menjadi penting,” ujarnya.
Virdika menilai bahwa Sukarno sengaja menjadi flamboyan agar rakyatnya memiliki simbol kebanggaan tersendiri. Karena itu, ia berujar bahwa Sukarno menggunakan tubuhnya sebagai panggung. “Bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk membangkitkan rasa percaya diri bangsa,” ucapnya.
Peran Seragam Safari dalam Gaya Pemimpin
Seragam safari krem empat saku ini juga kerap digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Juru bicara Prabowo ketika di Kementerian Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa Kepala Negara mulai sering memakai seragam safari setelah tidak lagi menjadi anggota TNI pada 1998. Alasannya, Prabowo mengagumi generasi 1945 yang terlihat berwibawa dengan safari krem empat saku tersebut.
“Salah satu simbol dari generasi 45 adalah pakaian safari krem. Sederhana tapi penuh makna perjuangan,” ujarnya.
Pengaruh Gaya Berpakaian dalam Dunia Politik
Perlu diketahui, Tempo pernah mengulas gaya berpakaian Prabowo yang menyerupai Sukarno ini dalam artikel premium harian dengan judul: Buat Apa Prabowo Meniru Gaya Pakaian Sukarno. Selengkapnya bisa dibaca di [link].
Hendrik Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Mampukah Jokowi Melanggengkan Prabowo-Gibran Dua Periode?

