Site icon Aksaraintimes.id

Wali Kota Jeffry Sentana Bekerja Sama dengan TNI AL, KRI SSA Bawa Logistik ke Langsa

Langkah Cepat Pemko Langsa dalam Mengatasi Krisis Logistik Akibat Banjir

Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengambil langkah inovatif untuk mengatasi krisis logistik yang terjadi akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Dengan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 milik TNI Angkatan Laut, bantuan logistik berupa mi instan dan telur dikirim dari Medan ke Kuala Langsa melalui jalur laut.

Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, untuk memastikan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi. Banjir yang telah berlangsung selama 5 hari menyebabkan ribuan warga mengungsi, akses listrik serta internet terganggu, dan jalur darat terputus. Oleh karena itu, penggunaan jalur laut menjadi pilihan strategis untuk mendistribusikan bantuan pangan.

Pengiriman Bantuan Logistik via Jalur Laut

Bantuan logistik yang dikirim mencakup 8 ton mi instan dan 2 ton telur. Selain itu, perangkat komunikasi Starlink juga dibawa untuk membantu menjaga komunikasi di tengah gangguan jaringan. Pengiriman dilakukan melalui KRI Sutedi Senoputra-378, yang tidak digunakan untuk misi tempur tetapi sebagai sarana transportasi bantuan pangan.

Wali Kota menjelaskan bahwa kapal ini akan bersandar di Pelabuhan Kualan Langsa setelah melakukan perjalanan sekitar 7-8 jam dari Pelabuhan Belawan. Jika tidak terkendala cuaca, kapal diperkirakan tiba di Kuala Langsa pada malam hari tanggal 29 November 2025.

Alasan Menggunakan Jalur Laut

Penggunaan jalur laut dipilih karena kondisi jalan darat yang terganggu akibat banjir. Beberapa wilayah di Langsa mengalami isolasi akibat jalan yang terendam atau rusak parah. Hal ini membuat distribusi logistik melalui jalur darat menjadi sulit dan tidak efektif.

Jeffry menekankan bahwa inisiatif ini adalah hasil kerja sama antara Pemko Langsa dan TNI AL. Tujuannya adalah memastikan distribusi logistik berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat.

Dampak Banjir Terhadap Masyarakat

Banjir yang melanda Langsa sejak lima hari lalu telah menyebabkan kerugian besar. Ribuan warga terpaksa mengungsi, puluhan ribu rumah terendam, dan aktivitas perekonomian lumpuh. Wilayah pesisir dan sepanjang sungai menjadi yang paling parah terdampak.

Wali Kota berharap bantuan yang dikirim bisa segera sampai di pelabuhan dan segera didistribusikan ke masyarakat. Ia juga memohon doa agar komunikasi dapat kembali normal dalam waktu dekat, sehingga kebutuhan pangan dapat segera terpenuhi.

Target Normalisasi Pasca-Banjir

Dalam pernyataannya, Jeffry menyatakan bahwa target utama adalah memulihkan pasokan listrik dan internet secara keseluruhan. Ia optimis bahwa dengan bantuan logistik yang tiba, keadaan akan segera membaik.

Tindakan cepat Pemko Langsa ini menunjukkan komitmen dalam menghadapi krisis dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir. Melalui kolaborasi dengan TNI AL, upaya penanganan darurat banjir dilakukan dengan efisien dan tepat sasaran.


Exit mobile version