
Ringkasan Cepat (Key Takeaways)
- Plafon pinjaman KUR Kecil mulai dari Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta.
- Wajib melampirkan agunan tambahan seperti Sertifikat Hak Milik (SHM/SHGB) atau BPKB Kendaraan.
- Debitur harus terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
- Tersedia dua jenis kredit: Kredit Modal Kerja (KMK) dengan tenor 4 tahun dan Kredit Investasi (KI) dengan tenor 5 tahun.
Perlu Diketahui: Pengusaha yang Ingin Ekspansi Bisnis
Bagi pengusaha yang sudah mapan dan ingin melakukan ekspansi bisnis besar-besaran di tahun 2025, plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro mungkin sudah tidak lagi cukup. Solusinya adalah naik kelas ke skema KUR Kecil Bank BRI.
Berbeda dengan KUR Mikro yang memiliki batas plafon yang terbatas, KUR Kecil menawarkan pinjaman dengan nominal lebih besar, yaitu mulai dari Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta. Program ini dirancang khusus untuk pelaku UMKM yang usahanya sudah matang dan membutuhkan suntikan modal besar.
Namun, karena besarnya jumlah pinjaman, persyaratan juga lebih ketat dibandingkan KUR biasa. Berikut beberapa hal penting yang perlu disiapkan:
Syarat Mutlak: Agunan dan BPJS
Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian No. 1 Tahun 2023, ada dua pembeda utama antara KUR Mikro dan KUR Kecil yang wajib dipahami calon debitur:
-
Wajib Agunan Tambahan
Jika pinjaman di bawah 100 juta bisa cair tanpa jaminan fisik, maka untuk pinjaman hingga Rp500 juta, Bank BRI mewajibkan adanya Agunan Tambahan. Bentuknya bisa berupa Sertifikat Hak Milik (SHM/SHGB) atau BPKB Kendaraan. Nilai agunan akan ditaksir oleh pihak bank untuk menutupi risiko kredit. -
Wajib BPJS Ketenagakerjaan
Pemerintah mewajibkan penerima KUR Kecil untuk memiliki perlindungan sosial. Jadi, pastikan Anda sudah terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) saat mengajukan pinjaman ini.
Simulasi Angsuran untuk Plafon Rp500 Juta
Meski plafonnya besar, suku bunga yang ditawarkan tetap sangat kompetitif, yakni 6% efektif per tahun (untuk pengajuan pertama). Berikut simulasi angsurannya:
- Tenor 12 bulan (1 tahun): Rp 43.033.215 /bulan
- Tenor 24 bulan (2 tahun): Rp 22.160.305 /bulan
- Tenor 36 bulan (3 tahun): Rp 15.210.969 /bulan
- Tenor 48 bulan (4 tahun): Rp 11.742.515 /bulan
- Tenor 60 bulan (5 tahun): Rp 9.666.401 /bulan
Catatan: Angka di atas adalah estimasi. Nilai pasti akan mengikuti hitungan sistem di kantor cabang BRI saat akad kredit.
Jenis Kredit: KMK vs KI
Saat mengajukan KUR 500 Juta, Mantri akan menanyakan peruntukan dana:
-
Kredit Modal Kerja (KMK):
Digunakan untuk belanja stok, operasional, dan gaji karyawan. Jangka waktu maksimal 4 tahun. -
Kredit Investasi (KI):
Digunakan untuk pembelian alat berat, renovasi tempat usaha, beli mesin, atau peremajaan kebun. Jangka waktu bisa sampai 5 tahun.
Pastikan Anda memilih jenis yang tepat agar arus kas (cashflow) usaha tidak terganggu oleh beban cicilan bulanan.

