Dialog Publik Pemajuan Kebudayaan di Banten
Lembaga Banten Heritage menggelar dialog publik tentang pemajuan kebudayaan yang diselenggarakan di Resto Teras Bamboo, Kota Serang pada Rabu, 31 Desember 2025. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan output kebudayaan di wilayah Banten.
Ketua Dewan Pengawas Banten Heritage, Moh Ali Fadillah, menjelaskan bahwa acara ini juga berfungsi sebagai refleksi akhir tahun 2025. Acara ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan visi pemajuan kebudayaan dan peradaban yang telah digagas oleh para pendiri Banten Heritage sejak tahun 2002.
“Untuk mencapai visi tersebut, Banten Heritage bekerja sama dengan elemen akademisi, peneliti, dan praktisi budaya. Kami melakukan berbagai kegiatan seperti pengkajian, diseminasi, dan publikasi hasil kajian kebudayaan, baik secara tatap muka maupun melalui media sosial,” ujar Moh Ali Fadillah pada Selasa, 30 Desember 2025.
Dialog kali ini mengambil tema ‘Langkah Taktis Pemajuan Kebudayaan’ dan akan dihadiri oleh berbagai pihak seperti pimpinan perguruan tinggi, unsur pemerintahan pusat dan daerah, komunitas adat, serta praktisi seni dan budaya. Acara ini juga bertepatan dengan Milangkala atau ulang tahun Banten Heritage yang ke-23 tahun. Tujuan utamanya adalah untuk mengingatkan kembali luaran dari program pelestarian dan pemajuan kebudayaan yang dilakukan oleh lembaga pemerintah dan masyarakat.
Dalam sesi diskusi interaktif, penyelenggara berharap dapat merumuskan gagasan tentang langkah-langkah implementatif terkait pelaksanaan Undang-Undang Nomor: 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Undang-Undang Nomor: 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Langkah-langkah ini berkaitan dengan pemantapan kinerja output kebudayaan dengan fokus pada budaya tangible dan intangible. Pada saat dialog, topik bahasan difokuskan pada pengukuran signifikansi bagi capaian pelestarian cagar budaya yang bernilai sejarah, pengetahuan, pendidikan, agama, dan elemen budaya lainnya.
Sedangkan untuk tangible heritage, fokus diskusi diarahkan pada pembahasan peran masyarakat dalam menjadikan kebudayaan sebagai sumber inspiratif dan media bagi peningkatan pengetahuan, kesadaran budaya, penguatan karakter, jatidiri, dan kepribadian bangsa.
Namun hal terpenting, lanjut Ali Fadillah, adalah bagaimana dialog interaktif ini dapat menghasilkan langkah taktis yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk memanfaatkan kebudayaan sebagai sumberdaya bagi peningkatan kesejahteraan.
“Jadi, kami mengundang kolega intelektual dan praktisi budaya untuk merenung apa yang sudah dilakukan sekaligus menyiapkan konsep yang paling mungkin dapat diimplementasikan secara sinergis di tahun mendatang,” pungkasnya.
Fokus pada Implementasi Langkah-Langkah Konkret
Beberapa langkah strategis yang dibahas dalam dialog ini antara lain:
- Peningkatan partisipasi masyarakat: Mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam melestarikan dan mempromosikan kebudayaan lokal melalui berbagai inisiatif.
- Penguatan kerjasama antar lembaga: Membangun kolaborasi antara lembaga pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk menciptakan program yang lebih efektif.
- Pemanfaatan teknologi: Menggunakan media digital dan platform online untuk menyebarkan informasi dan memperluas jangkauan edukasi kebudayaan.
- Pendidikan dan pelatihan: Mengadakan pelatihan dan program pendidikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebudayaan.
Peran Budaya dalam Pembangunan Nasional
Budaya tidak hanya menjadi aspek estetika, tetapi juga menjadi fondasi dalam pembangunan nasional. Dalam diskusi ini, peserta sepakat bahwa kebudayaan harus menjadi bagian dari rencana pembangunan jangka panjang. Hal ini termasuk dalam upaya untuk menjaga identitas budaya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memperkuat persatuan bangsa.
Kesimpulan
Dialog publik ini menjadi momen penting dalam upaya memajukan kebudayaan di Banten. Melalui diskusi yang terbuka dan kolaboratif, diharapkan dapat lahir berbagai inisiatif yang nyata dan berdampak positif bagi masyarakat dan kebudayaan daerah. Dengan semangat bersama, Banten Heritage terus berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.

