Site icon Aksaraintimes.id

Reaksi pemain Indonesia usai kalahkan Singapura 3-1 dan melaju ke final beregu putra SEA Games 2025

Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia Melangkah ke Final SEA Games 2025

Di Pathum Thani, tim bulu tangkis beregu putra Indonesia berhasil memastikan langkahnya menuju partai puncak SEA Games 2025 setelah mengalahkan Singapura dengan skor 3–1 pada semifinal. Pertandingan ini berlangsung dinamis dan penuh tekanan, yang menunjukkan kedewasaan para pemain muda Indonesia dalam menghadapi pertandingan multi-event yang penuh tantangan.

Laga Pembuka yang Berat

Pertandingan dibuka dengan duel antara Alwi Farhan melawan Loh Kean Yew, juara dunia 2021. Alwi mengakui kesulitan dalam menghadapi tekanan sejak awal gim pertama. Ia mengatakan bahwa Loh Kean Yew bermain sangat cepat dan memiliki spekulasi yang baik, sehingga membuatnya sulit untuk keluar dari tekanan.

“Puji syukur alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera, tapi sangat disayangkan dari awal gim pertama saya bermain terus tertekan,” ujarnya. Meskipun kalah di gim pertama, Alwi mencoba bangkit dan mengubah strategi untuk merebut gim kedua. Namun, Loh kembali meningkatkan tempo di gim ketiga dan menutup laga.

Poin Penyama Kedudukan

Poin penyama kedudukan datang dari ganda pertama, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, yang melalui pertarungan tiga gim: 21-18, 18-21, 21-10. Bagi Sabar, kemenangan atas Eng Keat Wesley Koh/Junsuke Kubo ini terasa istimewa karena menjadi debut pertandingan multi event bagi dirinya dan rekan satu tim.

“Alhamdulillah bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia, ini merupakan debut pertandingan multi event kami berdua,” katanya. Ia memuji permainan agresif pasangan muda Singapura dan menekankan pentingnya inisiatif pada gim penentu.

Sebagai kapten, Sabar juga menyebut atmosfer tim yang dipenuhi energi para pemain muda. “Pastinya seru menjadi kapten di tim ini, dengan pemain-pemain muda yang umurnya beda hampir 10 tahun dari saya, mereka energinya sangat luar biasa semangat.”

Kemenangan di Tunggal Kedua

Indonesia kemudian berbalik unggul 2–1 melalui tunggal kedua, Moh. Zaki Ubaidillah, yang tampil dominan dan menang cepat 21-2, 21-13 dari Jia Heng Jason. Zaki menyebut, ia sudah menyiapkan antisipasi terhadap pola permainan Jason Teh. “Tadi mainnya dari awal sudah mengontrol tempo permainan dia dan sudah mengantisipasi pola dia, pasti mau mempercepat tempo.”

Poin Penentu Kemenangan

Poin penentu kemenangan diraih ganda kedua, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, setelah menang 21-12, 21-19 atas Donovan Willard Wee/Jia Hao Howing Wong. “Pastinya jangan cepat puas, lusa (besok) kami akan melawan Malaysia yang kekuatannya cukup merata.” Ia menjelaskan bahwa gim kedua menjadi lebih berat karena Singapura mulai berani membuka serangan.

Persiapan untuk Final

Dengan kemenangan 3–1 atas Singapura, Indonesia menyusul tim beregu putri ke final SEA Games 2025. Kini, fokus beralih pada laga final menghadapi Malaysia pada Rabu (10/12/2025), yang diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi. Tim Indonesia harus menyiapkan kondisi yang prima, fokus dan jangan lengah.

Exit mobile version