Penyangkalan Aj terhadap Tuduhan Penipuan Voucher Hotel
Setelah beberapa waktu lalu berita mengenai dirinya menyebar dan viral, kini Aj, warga Kabupaten Majalengka yang sempat diduga sebagai pelaku penipuan jual voucher hotel murah, akhirnya angkat bicara. Ia memberikan klarifikasi terkait dugaan tindakan yang dilakukannya.
Iming-Iming Keuntungan yang Tidak Pernah Dilakukan
Menurut Aj, ada beberapa poin yang ia sanggah terkait tuduhan yang muncul. Salah satunya adalah klaim bahwa ia mengajak korban menjadi reseller dengan iming-iming keuntungan besar. “Faktanya, hal tersebut tidak benar. Saya sama sekali tidak pernah mengajak siapapun untuk menjadi reseller, mereka yang datang sendiri, bahkan banyak yang menjual kembali tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ada pihak-pihak yang memiliki sistem reseller berlapis-lapis. Namun, menurut Aj, voucher tidak bisa digunakan karena adanya kelalaian sistem. “Voucher tidak bisa digunakan karena ada kelalaian sistem,” tambahnya.
Transaksi yang Dilakukan oleh Konsumen
Aj juga menjelaskan bahwa setiap ada konsumen yang akan melakukan transaksi, ia selalu memberi disclaimer apabila terjadi force major. Selain itu, ia menyebutkan adanya satu insiden yang menyebabkan efek domino pada reservasi. “Insiden tersebut dilakukan oleh satu reseller yang membuat proses reservasi semakin kacau,” katanya.
Dalam pesannya, Aj melampirkan bukti pendukung yang menunjukkan bahwa ia tidak pernah mengajak orang menjadi reseller. Ia juga memberikan bukti bahwa ia selalu memberi disclaimer sebelum melakukan transaksi. Selain itu, ia juga melampirkan surat laporan polisi yang menyebabkan proses reservasi terhambat. Terakhir, ia menunjukkan bukti email dari bank terkait ditangguhkannya rekening yang menyebabkan refund terhambat.
Bukti Pendukung yang Diberikan
Bukti-bukti yang dilampirkan oleh Aj mencakup:
- Buku bukti bahwa ia tidak pernah mengajak menjadi reseller.
- Buku bukti bahwa ia selalu memberi disclaimer sebelum melakukan transaksi.
- Surat laporan polisi yang menyebabkan proses reservasi terhambat.
- Email dari bank atas ditangguhkannya rekening yang menyebabkan refund terhambat.
Dengan penjelasan dan bukti-bukti yang diberikan, Aj berharap masyarakat dapat memahami bahwa dirinya tidak terlibat dalam penipuan yang dituduhkan. Ia juga berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan secara baik dan tidak menimbulkan kerugian bagi pihak-pihak yang terlibat.

