Site icon Aksaraintimes.id

Penasihat Hukum Yakin Nikita Mirzani Akan Bebas Meski Dihukum 11 Tahun, Kritik Dakwaan

Sidang Tuntutan Nikita Mirzani: Dugaan Pemerasan dan Kontradiksi dalam Dakwaan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutan hukuman untuk artis Nikita Mirzani dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025). Nikita Mirzani dituntut dengan hukuman 11 tahun penjara dan denda sebesar Rp2 miliar atas laporan dari pengusaha skincare, Reza Gladys. Kasus ini menimbulkan perhatian publik, terutama karena keterlibatan seorang selebritas dalam dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Permasalahan berawal dari ulasan negatif yang dilakukan Nikita Mirzani terhadap produk kecantikan milik Reza Gladys. Setelah mendapatkan ulasan tersebut, Reza kemudian menghubungi Nikita melalui asisten pribadinya, Ismail Marzuki alias Mail. Akibatnya, terjadi transaksi uang sebesar Rp4 miliar antara kedua belah pihak.

Dalam tanggapannya, kuasa hukum Nikita, Usman Lawara, menyatakan keyakinan bahwa kliennya akan bebas dari kasus ini. “Setelah mendengar tuntutan, keyakinan kami penasihat hukum Nikita semakin kuat bahwa Nikita akan bebas,” ujar Usman. Ia menyoroti adanya kontradiksi dalam dakwaan yang diajukan ke Nikita. Menurutnya, dakwaan awal berkaitan dengan produk skincare milik Reza, namun dalam tuntutan yang dibacakan, fokusnya beralih ke masalah pribadi.

Usman juga menyebutkan bahwa dalam tuntutan tersebut, alat yang digunakan untuk mengancam Nikita diubah menjadi bukti pembayaran atau pembelian produk skincare. “Ini ada kontradiktif semua, pembuktiannya mana gitu,” tambahnya. Ia menilai tuntutan yang diberikan tidak sesuai dengan fakta yang terungkap selama persidangan.

Nikita Mirzani sendiri menanggapi tuntutan tersebut dengan santai. Baginya, tuntutan yang diberikan belum menjadi keputusan akhir dalam sidangnya. “Tuntutannya 11 tahun, enggak ada masalah. Itu, kan, tuntutan ya kan, tuntutan dari jaksa, jaksa berhak menuntut, suka-suka dia, yang penting jaksa sudah selesai tuh jaksa engak ada nuntut-nuntut lagi,” kata Nikita usai sidang.

Ibu tiga anak ini akan segera menyiapkan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan tersebut. Sampai saat ini, Nikita telah menyiapkan pledoi yang akan diajukan pekan depan, 16 Oktober 2025. “Nanti giliran saya. Pledoi di minggu depan. Pledoi minggu depan lagi nyicil sedikit-sedikit, kan dikasih waktu minggu depan, nanti pulang bikin pledoi lagi,” ujarnya.

Penampilan Nikita Mirzani di Sidang Tuntutan

Penampilan Nikita Mirzani selalu terlihat modis setiap kali menjalani sidang atas kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Saat tiba di ruang tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Nikita mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan vest berwarna hitam. Celana panjang berwarna hitam juga menjadi pilihan busananya. Rambutnya ditata sleek dengan gaya kuncir kuda, sementara wajahnya diulas makeup yang mempesona. Kacamata tak pernah lepas dikenakan Niki, sapaan akrabnya, saat berada di ruang sidang.

Wanita kelahiran Jakarta, 17 Maret 1986 itu lantas berpose layaknya model. Nikita terlihat berjalan di lorong ruang tahanan, seolah menjadikan tempat tersebut sebagai catwalk. Penampilannya yang memesona membuat banyak orang memperhatikan setiap langkahnya.

Awal Permasalahan Nikita dengan Reza

Perseteruan Nikita dengan Reza terjadi pada tahun 2024. Berawal dari aksi Nikita mengulas produk skincare milik Reza dengan ulasan negatif, membuat sang dokter bereaksi. Istri Dokter Attaubah Mufid yang tak terima produknya mendapatkan review buruk dari Nikita langsung menghubungi sang aktris lewat asisten pribadinya, Mail.

Singkat cerita dari obrolan itu, Reza diduga dimintai uang Rp4 miliar sebagai ‘uang tutup mulut’ agar Nikita menyudahi aksinya. Alhasil, ibu lima anak itu pun langsung memberikan uang Rp2 miliar secara transfer di tanggal 14 November 2024 dan Rp2 miliar secara tunai, satu hari setelahnya.

Karena merasa dirugikan, Reza melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024 atas dugaan pemerasan.

Exit mobile version