Bantuan Dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk Ponpes Al Khoziny
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memberikan bantuan sebesar Rp1,38 miliar kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Bantuan ini diberikan setelah terjadi insiden robohnya bangunan musala yang menewaskan 63 santri pada 29 September 2025. Donasi ini menjadi wujud kepedulian pemerintah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan terhadap keluarga besar ponpes yang terdampak tragedi tersebut.
Bupati Sidoarjo, Subandi, menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan bentuk dukungan dari seluruh ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan sebagai respons atas dampak yang dirasakan oleh pengasuh, tenaga pendidik, santri, serta keluarga dan masyarakat sekitar akibat peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Subandi menekankan bahwa saat ini yang paling penting adalah bagaimana seluruh pihak bergerak bersama untuk meringankan beban pesantren dan memulihkan kondisi pasca-kejadian. Ia menyebutkan bahwa donasi akan digunakan untuk pemulihan fasilitas ponpes, mendukung kebutuhan dasar santri, serta mempercepat proses belajar mengajar agar kegiatan pendidikan kembali berjalan dengan aman.
Selain itu, Subandi juga berpesan agar bantuan ini dapat dikelola dengan penuh tanggung jawab dan transparansi. Ia menekankan perlunya memprioritaskan perbaikan yang paling mendesak demi keselamatan dan keberlangsungan pendidikan di pesantren. “Kami berpesan kepada para santri untuk tetap tenang dan terus bersemangat belajar serta menimba ilmu di pondok pesantren,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Sidoarjo yang telah memberikan dukungan dan respons cepat dalam membantu ponpes setelah musibah terjadi. Ia menilai bahwa langkah cepat dan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini.
Langkah-Langkah Pemulihan yang Dilakukan
Berikut beberapa langkah yang akan dilakukan dalam pemulihan ponpes:
-
Pemulihan Fasilitas
Donasi akan digunakan untuk memperbaiki bangunan yang rusak, termasuk musala dan ruangan lainnya. Proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi santri dan pengurus. -
Dukungan Kebutuhan Dasar Santri
Bantuan akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar santri seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan belajar. Hal ini bertujuan untuk memastikan kehidupan sehari-hari santri tetap lancar. -
Mempercepat Proses Belajar Mengajar
Selain pemulihan fisik, bantuan juga akan digunakan untuk mempercepat kembali aktivitas belajar mengajar. Pemkab Sidoarjo akan bekerja sama dengan pihak ponpes untuk merancang rencana pembelajaran yang lebih efektif dan aman. -
Peningkatan Kesadaran Keamanan
Pemkab akan memastikan bahwa semua bangunan dan fasilitas ponpes memenuhi standar keamanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Peran Masyarakat dan Lembaga Terkait
Selain bantuan dari pemerintah, masyarakat dan lembaga terkait juga berperan penting dalam pemulihan ponpes. Berbagai organisasi sosial dan komunitas lokal telah memberikan dukungan berupa donasi, bantuan logistik, dan bantuan tenaga relawan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga, diharapkan ponpes Al Khoziny dapat segera pulih dan kembali menjalankan fungsi pendidikannya dengan optimal.
Pemkab Sidoarjo juga akan terus memantau perkembangan pemulihan ponpes dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan. Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap ponpes dapat kembali pulih dan semangat belajar santri tidak terganggu.

