Site icon Aksaraintimes.id

Nasib Hafithar, Bocah Kelas 1 SD yang Viral Naik KRL 70 Km ke Sekolah, Akan Pindah Sekolah

Perjalanan Panjang Hafithar, Bocah SD yang Viral Naik KRL

Hafithar Hasan, seorang bocah berusia 8 tahun yang duduk di kelas 1 SDN Klender 04, Jakarta Timur, menjadi perhatian publik setelah viral karena perjalanannya yang jauh untuk menuju sekolah. Ia harus menempuh perjalanan sejauh 70 kilometer dari rumahnya di Tangerang ke sekolahnya di Jakarta Timur. Untuk menghindari terlambat, Hafithar harus berangkat sejak pukul 04.00 WIB.

Awalnya, Hafithar menolak tawaran pindah sekolah karena merasa nyaman dengan lingkungan dan teman-temannya di SDN Klender 04. Namun, setelah dibujuk, akhirnya ia bersedia pindah sekolah. Pindah sekolah ini dilakukan karena ibunya kini bekerja di daerah Parung, Bogor, sebagai asisten rumah tangga. Dengan alasan tersebut, Hafithar akan pindah ke sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggal barunya.

Plt Kepala SDN Klender 04, Dwiyanti Lestari, menyatakan bahwa Hafithar akan pindah sekolah pada Desember 2025 mendatang. “Hafithar bersedia untuk pindah semester dua. Karena sekarang mamanya sudah mendapatkan pekerjaan di daerah Parung sebagai asisten rumah tangga,” ujar Dwiyanti.

Sementara menunggu proses pindah sekolah, Hafithar tinggal di rumah temannya bernama Gibran yang berada di wilayah Kecamatan Duren Sawit. Hal ini memungkinkan Hafithar tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh menggunakan KRL dari tempat tinggal barunya di kawasan Bogor.

“Menampung Hafithar selama mungkin kurang lebih dua mingguan kali ya. Karena kan di awal Desember 2025 sudah ada Asas (Asesmen Sumatif Akhir Semester) ya untuk ulangan semester lah,” tambah Dwiyanti.

Selama menempuh pendidikan di SDN Klender 04, Hafithar dikenal sebagai anak yang baik dan berani. Ia juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Meskipun harus menempuh perjalanan jauh, Hafithar nyaris tidak pernah terlambat datang ke sekolah dan tidak pernah mengantuk saat jam belajar.

“Hafithar ini mengikuti ekstrakurikuler tentang keagamaan ya, Hafitar ini sudah Alhamdulillah sudah hafal Iqra dua atau Iqra tiga,” ujar Dwiyanti.

Sosok Hafithar yang Menjadi Inspirasi

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Farida Farhah, menyebut Hafithar sebagai siswa yang cerdas. “Hafithar ini anak cerdas. Anak pintar, berani, mandiri, dan memang anak cerdas,” ujarnya.

Hafithar juga dikenal ramah dan aktif berkomunikasi dengan teman-teman sekolahnya. Ia tidak tampak lelah meski harus menempuh perjalanan jauh setiap hari. Selama tinggal di Tangerang bersama ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), Hafithar setiap harinya harus berangkat dari rumahnya sejak pukul 03.44 WIB.

“Contoh dia dapat MBG, kan (ngomong) Teman-teman, ayo nih kita dapat MBG, dimakan dong. Pemerintah sudah mengusahakan, masa kita nggak mau makan, gitu. Kayak begitu,” ujarnya.

Farida menuturkan usai Hafithar pindah ke Tangerang, pihak SDN Klender 04 sebenarnya sudah menawarkan untuk membantu proses pemindahan sekolah ke wilayah Tangerang. Namun, Hafithar menolak dengan alasan sudah merasa nyaman dengan guru dan teman-temannya di SDN Klender 04, dia lebih memilih menempuh perjalanan jauh untuk menuju sekolah.

Bahkan setelah pekan lalu ibunda Hafithar pindah ke Bogor karena pekerjaannya, Hafithar tetap memilih berangkat menaiki KRL untuk menuju sekolahnya di SDN Klender 04. “Sebelumnya kita dari pihak sekolah juga menawarkan tempat tinggal. Banyak juga orangtua murid (di SDN Klender 04) yang menawarkan (Hafithar) tempat tinggal (sementara),” tuturnya.

Baru pada pekan lalu Hafithar bersedia untuk tinggal pada rumah temannya bernama Gibran di dekat sekolah, sehingga dia kini tidak harus menempuh perjalanan jauh.

Viral di Media Sosial

Sebelumnya sebuah video merekam siswa Sekolah Dasar (SD) yang berangkat pagi buta dari rumahnya di Tangerang ke sekolahnya di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur viral. Berdasarkan video yang diunggah akun TikTok @mujisambo, tampak seorang siswa bernama Hafithar sedang mempercayai tali sepatunya saat turun di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Kaget ada anak SD yang sudah berangkat sekolah jam segini, jam 04.40 WIB. Anak SD sudah pergi sekolah. Masya Allah dek,” ucapan sebagaimana video di akun @mujisambo.

Exit mobile version