Site icon Aksaraintimes.id

Mengexplore Yogyakarta-Semarang via Kopeng dan Bandungan, Yamaha NMAX Turbo Beraksi

Rute Touring Yogyakarta-Semarang yang Menantang dengan Yamaha NMAX Turbo



Touring antara Yogyakarta dan Semarang melalui rute Kopeng dan Bandungan menjadi ajang uji coba bagi Yamaha NMAX Turbo. Rute yang beragam, mulai dari jalanan pegunungan hingga perkotaan, memberikan tantangan yang menarik untuk dijajal oleh motor ini.

Pada acara Editor on Wheels Vol. 2 yang diselenggarakan oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pada 26–27 November 2025, sebanyak 14 editor media otomotif ikut serta dalam rangkaian touring ini. Redaksi Aksaraintimes.id berkesempatan menjajal Yamaha NMAX Turbo di rute perjalanan yang dinilai variatif.

Etape Pertama: Dari Yogyakarta ke Salatiga

Perjalanan dimulai dari Yogyakarta menuju Salatiga, Jawa Tengah via Kopeng. Jalur ini dikenal memiliki medan yang meliak-liuk dan naik-turun khas pegunungan. Saat peserta dilepas dari Kopi Bukan Luwak di Jalan Kaliurang KM 17, Sleman, kondisi sedang turun hujan. Namun, hal ini tidak menjadi kendala karena unit NMAX yang digunakan sudah dilengkapi kontrol traksi dan ABS yang berguna di jalanan licin.

Selain itu, penggunaan lampu LED di depan dan belakang memberikan visibilitas optimal untuk melihat medan jalan serta memastikan posisi rekan touring dalam kondisi medan berkabut.

Yang menjadi sorotan utama adalah fitur Turbo Riding Mode dan YECVT yang hadir di Yamaha NMAX Turbo. YECVT adalah fitur yang memungkinkan pengguna mengatur rpm mesin sesuai kebutuhan via tombol Y-Shift, di panel stang sebelah kiri. Selama etape pertama, penulis menggunakan Riding Mode di S-Mode (Sport Touring) untuk merasakan performa dan akselerasi motor secara maksimal.

Hasilnya, Yamaha NMAX Turbo dapat melahap medan yang didominasi tanjakan dan turunan serta meliak-liuk, dengan percaya diri. Fitur Y-Shift juga berperan besar memberikan rasa fun to ride berkat sensasi ‘turbo’ yang memberikan akselerasi instan dalam tiga tingkatan, cocok untuk menyalip kendaraan dan melahap tanjakan.

Etape Kedua: Dari Salatiga ke Semarang

Memasuki etape kedua pada Kamis (27/11), perjalanan dilanjutkan dari Salatiga menuju titik finish di Semarang. Mengawali perjalanan dari Hotel Laras Asri, kali ini penulis menjajal Riding Mode di T-Mode (Town Commuting) saat melintasi perkotaan yang lalu lintasnya ramai. Mode ini tergolong nyaman jika pengendara ingin riding santai, akselerasinya lebih halus dan berpengaruh ke konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Setelah menyambangi Langit Senja Cafe dan Museum Kereta Api di Ambarawa, perjalanan berlanjut ke Semarang melintasi Bandungan. Karena jalanan yang dilewati memiliki kontur khas pegunungan, riding mode disetel kembali ke S-Mode untuk menyesuaikan medan.

Jika sebelumnya sudah disebutkan YECVT bisa membantu melahap tanjakan, kali ini kita fokus bagaimana fitur tersebut juga membantu saat melintasi turunan. Raungan mesin yang bisa diatur sendiri via Y-Shift ini, ternyata berdampak pada kemampuan deselerasi yang menghasilkan efek engine brake. Hal tersebut cocok saat pengendara melintasi turunan panjang, sehingga mengurangi beban kerja rem.

Tidak hanya itu, efek engine brake ini juga memberikan feeling asyik saat hendak memasuki tikungan. Dan akhirnya setelah puas menjajal fitur-fitur pada Yamaha NMAX Turbo ini, rombongan Editor on Wheels memasuki titik finish di dealer Yamaha Flagship Shop Semarang pada Kamis (27/11) sore di Jalan Pemuda Kota Semarang.

Exit mobile version