Proyek Pembangunan Masjid Agung Al-Khairaat Tahap VII Diharapkan Selesai Akhir Tahun 2025
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Halmahera Selatan, Maluku Utara, Ikbal Hi. Mustafa, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Masjid Agung Al-Khairaat tahap VII akan selesai pada akhir Desember 2025. Proyek ini dikerjakan oleh PT Sumber Daya Uli Siwa sebagai pihak ketiga dengan nilai kontrak sebesar Rp18,2 miliar lebih.
Dalam kontrak nomor 600/108/ SP/ET/JK/DPKP- HALSEL/DAU/XI/2025, disebutkan bahwa masa waktu kerja untuk proyek ini adalah selama 107 hari. Meskipun begitu, Ikbal menegaskan bahwa progres pekerjaan telah mencapai di atas 90 persen hingga saat ini.
“Saya yakin tanggal 31 Desember progres akan mencapai di atas 90 persen karena materialnya sudah ada, tinggal menara saja,” ujar Ikbal di ruangan kerjanya, Rabu (26/11/2025).
Penyebab Keterlambatan Pekerjaan
Ikbal mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam pelaksanaan proyek ini. Namun, ia menjelaskan bahwa penyebab utamanya adalah proses pengerjaan menara yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kalau di bilang molor pasti molor, tapi yang pasti tinggal menara. Karena menara itu pekerjaan ketinggian, makanya cara kerjanya setengah-tengah tidak bisa dilakukan satu kali,” jelasnya.
Berdasarkan kontrak kerja, pekerjaan proyek masjid Agung Al-Khairaat harus berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, Ikbal menyebut bahwa terdapat kesempatan untuk memperpanjang waktu kerja selama 50 hari berdasarkan peraturan presiden (Perpres).
“Dinas salah juga, jika tidak memberikan kesempatan itu. Karena, itu secara regulasi diatur,” ungkapnya.
Fasilitas Lantai Dua dan Penggunaan Masjid
Ikbal menambahkan bahwa lantai dua bangunan Masjid Agung Al-Khairaat, serta beberapa fasilitas lainnya, sudah bisa digunakan jika pekerjaan tersebut selesai. Ia optimis bahwa masjid ini dapat digunakan pada perayaan Idul Fitri tahun depan.
“Saya yakin Idul Fitri tahun depan bisa digunakan, karena masjid sudah pernah dipakai pada Idul Fitri yang lalu,” pungkasnya.
Proses Konstruksi dan Persiapan Akhir
Pembangunan Masjid Agung Al-Khairaat tahap VII melibatkan berbagai tahapan konstruksi yang kompleks. Mulai dari pemasangan struktur utama hingga penyelesaian bagian interior dan eksterior. Tim kontraktor telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan semua komponen siap digunakan.
Selain itu, pihak terkait juga telah memastikan kualitas bahan baku yang digunakan agar sesuai standar dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang. Hal ini menjadi prioritas utama agar masjid dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi masyarakat.
Keberlanjutan dan Manfaat Bagi Masyarakat
Masjid Agung Al-Khairaat tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi sarana sosial dan pendidikan bagi masyarakat sekitar. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan memperkuat ikatan sosial di wilayah Halmahera Selatan.
Proyek ini juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam membangun infrastruktur publik yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

