Site icon Aksaraintimes.id

Lombok Timur Siap Jadi Tuan Rumah Sekolah Garuda, Pringgabaya Jadi Pilihan Utama

Potensi Lombok Timur dalam Pembangunan Sekolah Garuda

Lombok Timur kini semakin mendekati kenyataan untuk menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda. Hal ini terlihat dari sinyal positif yang diberikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, setelah meninjau dua titik yang diusulkan oleh Pemda. Peninjauan tersebut dilakukan pada Sabtu 22 Nopember 2025, dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik.

Menurut Sekda, kawasan di Kecamatan Pringgabaya menjadi pilihan utama. Ia menyebut bahwa Wamen secara tegas menunjukkan ketertarikannya pada lokasi tersebut. Menurutnya, Pringgabaya memiliki view laut, view gunung, serta luasannya yang cukup memadai. Selain itu, kawasan ini juga dinilai memiliki potensi kawasan pendukung riset yang menjadi ciri khas Sekolah Garuda.

Dampak Ekonomi dan Pendidikan

Sekda menambahkan bahwa keberadaan Sekolah Garuda tidak hanya membawa dampak pada sektor pendidikan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, ia mengharapkan doa serta dukungan masyarakat Lombok Timur agar apa yang tengah diperjuangkan Pemda dapat terealisasi.

“Ini bukan hanya soal sekolah, tetapi masa depan generasi dan ekonomi daerah,” tegasnya.

Selain pertimbangan topografi dan luas lahan, Sekda juga menyoroti pentingnya konektivitas antara lokasi yang diusulkan dengan kawasan potensi rumput laut di Ekas. Ia menjelaskan bahwa Sekolah Garuda selalu memiliki aspek riset, sehingga akses terhadap komoditas unggulan seperti rumput laut menjadi faktor penting.

“Kita ingin ekosistem pendukung riset dapat terhubung,” jelasnya.

Keunikan Lokasi dan Potensi Riset

Sementara itu, potensi keanekaragaman hayati di Kebun Raya Lemor juga dianggap sebagai nilai tambah bagi kegiatan riset para pelajar nantinya. Kawasan itu dinilai dapat memperkaya penelitian dalam bidang biologi, lingkungan, dan konservasi.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, memberikan kesan positif terhadap lokasi Pringgabaya. Ia menilai lanskapnya unik dan memiliki kekuatan besar dari sisi riset. Namun, ia menegaskan bahwa proses finalisasi masih menunggu analisis tim Kementerian.

“Kita akan berkomunikasi dengan tim Kemendiktisaintek untuk menganalisa lebih lanjut,” ujarnya. Ia menambahkan, karakteristik riset menjadi dasar seluruh pengembangan Sekolah Garuda.

Target Nasional dan Skema Transformasi

Dalam konteks nasional, pemerintah pusat menargetkan pembangunan 20 unit Sekolah Garuda di seluruh Indonesia. Empat di antaranya telah memasuki tahap pembangunan dan diproyeksikan beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027. Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan skema Sekolah Garuda Transformasi, yakni model yang mengubah SMA atau MA yang sudah ada menjadi sekolah unggulan dengan standar Garuda.

Tantangan dan Peluang

Dengan berbagai potensi dan dukungan kuat dari pemerintah daerah, Lombok Timur kini berada di posisi strategis untuk menjadi salah satu tuan rumah Sekolah Garuda. Jika terwujud, Pringgabaya bukan hanya menjadi pusat pendidikan unggulan, tetapi juga titik tumbuh ekonomi dan riset yang mampu mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional.

Exit mobile version