Sinergi Aparat Keamanan di Wilayah Pesisir Indramayu
Di wilayah pesisir Kabupaten Indramayu, sinergi antara aparat keamanan semakin terlihat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pada Senin, 22 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB, personel Koramil 1616/Kandanghaur melaksanakan tugas pengamanan di Pos Pengamanan (Pospam) Pasar Eretan, Kecamatan Kandanghaur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin 2025 yang digelar secara nasional oleh Polri, didukung TNI dan instansi terkait, untuk mengamankan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di tingkat lokal, Polres Indramayu melaksanakan Operasi Lilin Lodaya 2025 dengan menyiapkan puluhan pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis, termasuk pasar tradisional dan jalur Pantura.
Pos PAM Pasar Eretan menjadi salah satu fokus pengamanan karena lokasinya yang strategis sebagai pusat perdagangan ikan laut terbesar di Indramayu. Pasar Eretan, yang berada di wilayah Eretan Wetan dan Eretan Kulon, dikenal sebagai sentra ekonomi maritim dengan aktivitas jual beli ikan segar yang ramai, terutama menjelang hari raya.
Lonjakan pengunjung dan kendaraan diprediksi meningkat selama periode Nataru, sehingga rawan kemacetan dan potensi gangguan kamtibmas. Personel yang bertugas di pos tersebut meliputi unsur TNI dari Koramil 1616/Kandanghaur, dipimpin Sertu Warnita. Turut bergabung personel Polsek Kandanghaur dan Gabus Wetan, yaitu Aiptu H. Raswin, Aipda Yanto, Bripka Sopyan, Bripka Henky, serta Bripka Teguh.
Meski tidak tercatat personel aktif dari Pos TNI AL Eretan dan Satpol PP Kecamatan Kandanghaur pada shift tersebut, sinergi lintas instansi tetap terjaga. Dari sektor kesehatan, tenaga Puskesmas Kandanghaur seperti Ibu Indri dan Ibu Puput siap memberikan layanan medis darurat jika diperlukan.
Kegiatan pengamanan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Personel melakukan patroli rutin, pengaturan lalu lintas, serta monitoring keramaian di area pasar. Mereka juga memberikan himbauan kepada pedagang dan pengunjung untuk menjaga protokol keamanan, seperti menghindari kerumunan berlebih dan waspada terhadap tindak kejahatan oportunis.
“Sinergi TNI-Polri dan instansi terkait di pos-pos seperti Pasar Eretan ini sangat penting untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami siap 24 jam mengamankan agar perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan kondusif,” ujar salah seorang personel yang bertugas.
Operasi Lilin 2025 secara nasional melibatkan lebih dari 146 ribu personel gabungan, dengan ribuan posko tersebar di seluruh Indonesia. Di Indramayu, Polres setempat menyiapkan 15 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu. Fokus utama mencakup gereja, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta jalur rawan seperti Pantura yang menghubungkan Jakarta dengan Jawa Tengah.
Pasar Eretan sendiri memiliki peran vital sebagai pemasok ikan laut segar ke berbagai daerah, termasuk Jakarta dan Cirebon. Dengan potensi hasil tangkapan melimpah seperti tongkol, tenggiri, cumi, dan udang, pasar ini menjadi magnet bagi pembeli jelang hari besar. Pengamanan ketat diharapkan mencegah gangguan, sekaligus mendukung kelancaran distribusi bahan pangan.
Masyarakat diimbau untuk kooperatif dengan aparat, melaporkan hal mencurigakan, serta berhati-hati saat beraktivitas di pasar. Dengan dukungan penuh dari Pemkab Indramayu, diharapkan periode Nataru 2025/2026 di wilayah ini berlangsung damai dan meriah.
Kegiatan serupa terus berlanjut hingga akhir operasi pada 2 Januari 2026, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

