Site icon Aksaraintimes.id

Kejari Bengkulu Tengah Selamatkan Rp1,65 Miliar Kerugian Negara dari Kasus Korupsi 2025

Capaian Signifikan Kejari Bengkulu Tengah dalam Penanganan Korupsi

Pada tahun 2025, Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah mencatatkan kinerja yang sangat memuaskan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Dalam laporan yang dirilis, Pidsus Kejari Bengkulu Tengah berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.657.971.754,62 dari berbagai perkara korupsi yang ditangani.

Selama tahun ini, Pidsus Kejari Bengkulu Tengah menangani sejumlah perkara dengan berbagai tahapan. Terdapat 3 perkara pada tahap penyelidikan, 3 perkara naik ke tahap penyidikan, 19 perkara telah dilakukan penuntutan terkait tindak pidana korupsi, serta 19 perkara lainnya sudah memasuki tahap eksekusi.

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah, Sri Murni, S.H., melalui Kasi Intelijen Kejari Bengkulu Tengah, Yudi Adiyansyah, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang berorientasi pada pemulihan kerugian negara.

“Capaian ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah, khususnya bidang Pidana Khusus, dalam menangani perkara korupsi secara profesional dan tuntas. Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga bagaimana kerugian negara dapat dipulihkan,” ujar Yudi Adiyansyah saat dihubungi, Sabtu (13/12/2025).

Yudi menjelaskan bahwa pengembalian kerugian negara tersebut berasal dari berbagai perkara korupsi yang ditangani selama 2025, baik yang telah memiliki kekuatan hukum tetap maupun yang masih dalam proses hukum.

“Total pengembalian kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai lebih dari Rp1,65 miliar. Ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keuangan publik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Kejari Bengkulu Tengah akan terus meningkatkan kinerja penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Selain itu, pihaknya juga akan terus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas demi meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap tindak pidana korupsi di Bengkulu Tengah,” pungkas Yudi.

Strategi dan Langkah Kejari Bengkulu Tengah

Beberapa strategi yang diterapkan oleh Kejari Bengkulu Tengah dalam menangani perkara korupsi antara lain:

Dengan pendekatan yang terstruktur dan komitmen yang kuat, Kejari Bengkulu Tengah terus membuktikan perannya sebagai pelaku utama dalam menjaga integritas sistem hukum di wilayahnya.

Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi

Meskipun kejaksaan berperan penting dalam menangani kasus korupsi, peran masyarakat juga tidak kalah penting. Masyarakat dapat berkontribusi dengan:

Dengan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, upaya pemberantasan korupsi akan semakin efektif dan berkelanjutan.

Tantangan dan Harapan di Masa Depan

Meski pencapaian positif telah diraih, tantangan dalam penanganan korupsi tetap ada. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Namun, dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, Kejari Bengkulu Tengah optimis mampu menghadapi tantangan tersebut dan terus memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum di wilayahnya.

Exit mobile version