Site icon Aksaraintimes.id

Jule Serahkan Hak Asuh Anak ke Na Daehoon, Ada Perjanjian Resmi



Kuasa hukum Na Daehoon, Rio Rahmat Efendi, mengungkapkan bahwa kliennya juga memasukkan hak asuh anak dalam permohonan cerainya terhadap Julia Prastini alias Jule.

“Kami dari pemohon hanya simpel. Cerainya ingin dikabulkan, permohonan cerai talaknya dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dan hak asuh ketiga anaknya ya jatuh kepada pemohon,” kata Rio di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (2/12).

Rio yakin Na Daehoon bakal mendapatkan hak asuh anak. Sebab, hal tersebut sudah diatur dalam kesepakatan tertulis antara Na Daehoon dan Jule.

“Sudah ada kesepakatan tertulis antara pihak pemohon dan termohon memberikan hak asuhnya kepada pemohon,” ujar Rio.

“Dan itu kita jadikan juga sebagai salah satu bukti. Dan antara pemohon termohon ini ya ibaratnya cerainya baik-baiklah,” tambahnya.



Alasan Na Daehoon Ingin Dapatkan Hak Asuh Anak

Rio juga membeberkan alasan Na Daehoon ingin mendapatkan hak asuh anak. Kata Rio, publik sudah mengetahui apa yang membuat Na Daehoon layak mendapatkan hak asuh.

“Publik bisa menilai sendiri bagaimana apa dan bagaimananya. Kami tidak perlu menjelaskan karena itu privasi dari klien kami. Mungkin itu saja,” tutur Rio.

Apabila mendapat hak asuh anak, Rio memastikan bahwa Daehoon juga tak akan menghalangi Jule jika ingin bertemu dengan buah hatinya.

“Tetap memberikan akses kepada pihak termohon untuk dapat mengunjungi setiap waktu, tanpa syarat apa pun, untuk memberikan kasih sayang, curahannya terhadap ketiga anak tersebut,” ucap Rio.



Na Daehoon mendaftarkan permohonan cerai talak pada 6 November 2025. Sebelumnya, rumor keretakan rumah tangga Daehoon dan Jule menjadi sorotan di media sosial.

Penyebab goyahnya rumah tangga mereka adalah karena Jule diduga memiliki hubungan spesial dengan pria lain.

Proses Perkawinan dan Persoalan yang Muncul

Perkawinan antara Na Daehoon dan Jule sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Keduanya menikah di bawah naungan hukum agama, sehingga proses perceraian mereka juga harus melalui pengadilan agama.

Dalam prosesnya, Rio Rahmat Efendi menyatakan bahwa seluruh langkah yang diambil oleh Na Daehoon bersifat damai dan tidak konfrontatif. Hal ini ditunjukkan dari adanya kesepakatan tertulis yang dibuat antara kedua belah pihak.

Hak Asuh Anak dan Kebijakan Bersama

Hak asuh anak menjadi salah satu isu utama dalam persidangan ini. Rio menjelaskan bahwa Na Daehoon berharap dapat memperoleh hak asuh ketiga anak mereka.

Namun, ia juga menegaskan bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Na Daehoon tidak akan menghalangi Jule untuk tetap memiliki akses ke anak-anak.

Alasan Latar Belakang Perceraian

Meskipun Rio tidak menjelaskan secara rinci alasan perceraian, ia menyatakan bahwa publik sudah mengetahui situasi yang terjadi.

Langkah Hukum yang Dilakukan

Na Daehoon mengajukan permohonan cerai talak pada 6 November 2025. Keputusan ini diambil setelah berbagai upaya komunikasi dan mediasi gagal mencapai kesepakatan.

Dengan demikian, perkawinan antara Na Daehoon dan Jule akhirnya resmi berakhir melalui jalur hukum.

Exit mobile version