Dalam upaya meningkatkan kemampuan dalam aspek jurnalistik generasi 18 dari LPM Lensa Politeknik Negeri Banjarmasin mengadakan kunjungan media untuk keperiodean 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 3 April 2026 bertempat di Via Workspace (Cafe Panen Hijau), Jl. Sultan Adam Komplek Andhika No. 3. Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08:00-11:00 WITA.
Rangkaian acara yang dibuka dengan sambutan dari Aulia Zulfa Nazwarni selaku Pimpinan Umum LPM Lensa Poliban, yang kemudian disambut oleh M. Nicko Farizki selaku Direktur VIA Media Network serta Anang Fadilah selaku Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan. Dalam sesi awal ini, para anggota LPM Lensa Poliban diajak mengenal lebih dekat tentang profil perusahaan serta peran strategis media siber dalam menyuarakan informasi di Kalimantan Selatan.
Suasana diskusi serta pembahasan terasa begitu hidup saat para pemateri berbagi pengalaman di industri media. Nicko menekankan bahwa jurnalis masa kini tidak hanya terpaku pada tulisan. Beliau menyampaikan bahwa kemampuan menangkap momen menjadi nilai plus untuk menjadi seorang jurnalis hebat. “Seorang jurnalis harus punya stok-stok foto yang terbaik, jadi tugasnya bukan hanya untuk meliput”, tegasnya.
Seiring dengan perkembangan teknologi, dunia media juga berlomba-lomba untuk saling berinovasi agar tidak kalah ditelan oleh zaman. Mengingat peminat media cetak dan elektronik tak sebanding banyaknya dengan pengguna media digital seperti Handphone. Lebih lanjut ia menjelaskan bagaimana sebuah konten diproses hingga siap dikonsumsi oleh publik yang dulunya terdiri dari tiga tim utama yakni, Jurnalis, Fotografer dan Tim Redaksi.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya kesan pertama, berpengaruh untuk menarik perhatian para pembaca ditengah maraknya informasi yang bertebaran. “Orang akan melihat judul terlebih dahulu sebelum membaca, jika judulnya tidak menarik maka mereka akan meninggalkan berita itu”, jelasnya. Kemudian materi dilanjutkan oleh Muhammad Ilham, beliau menekankan pentingnya bagi pengelola media untuk terus bergerak mengikuti tren. “Media harus berinovasi dengan perkembangan zaman”, tegasnya. Hal ini menjadi catatan penting bagi pengurus LPM Lensa Poliban dalam mengelola platform digital ke depannya.
Menutup sesi Muhammad Ilham menegaskan tentang pentingnya netralitas. “Pemberitaan sangat penting, bukan hanya dari sisi baik, tapi sisi buruk juga harus diberitakan”, tegasnya. Hal ini menjadi pengingat bahwa kejujuran dalam menyampaikan fakta adalah prinsip utama di balik setiap penulisan.
Kunjungan edukatif ini diakhiri dengan harapan dari para narasumber, agar seluruh pengurus LPM Lensa Poliban mampu membawa perubahan yang positif di lingkungan kampus. Dengan memahami alur media yang cepat dan tetap berpegang pada fakta. Sehingga berita yang dihasilkan lebih akurat dan relevan bagi civitas akademika.
Penulis: Andini Safitri, Chtrina Paulus

