Aksaraintimes.id Pada pertandingan lanjutan Erste Divisie, Jong FC Utrecht harus menerima kekalahan dari De Graafschap pada Senin (8/12/2025). Laga ini berlangsung dalam pekan ke-19 liga kasta kedua Belanda.
Kehadiran Ivar Jenner yang sedang menjalani tugas bersama timnas U-22 Indonesia membuat pelatih Jong FC Utrecht harus mencari pengganti. Dalam laga ini, Miliano Jonathans dan Zidane Iqbal, gelandang timnas Irak, turun sebagai pemain inti.
Pertandingan berjalan dengan cepat bagi Jong FC Utrecht. Tim tamu, De Graafschap, berhasil unggul lebih dulu di babak pertama. Ibrahim El Kadiri membuka keunggulan pada menit ke-6, diikuti oleh Bouke Boersma yang mencetak gol kedua di menit ke-9.
Kekalahan 2-0 membuat Jong FC Utrecht meningkatkan intensitas serangan. Miliano Jonathans menciptakan peluang besar pada menit ke-15 setelah melepaskan sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola hanya mengenai tiang gawang.
Di menit ke-37, Jong FC Utrecht berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Jesse van de Haar. Skor menjadi 2-1 untuk De Graafschap.
Pada babak kedua, Miliano Jonathans digantikan oleh Markus Jensen. Meski terus berusaha, Jong FC Utrecht kembali kebobolan di menit ke-85 lewat Arjen van der Heide. Di akhir pertandingan, Noa Dundas mencetak gol hiburan pada menit ke-90.
Hasil akhir pertandingan adalah 2-3 untuk kemenangan De Graafschap. Kekalahan ini membuat Jong FC Utrecht turun ke peringkat 14 klasemen sementara Eerste Divisie.
Sementara itu, Ivar Jenner merasa frustrasi karena timnas U-22 Indonesia kalah 0-1 dari Filipina dalam laga SEA Games 2025. Sebagai kapten tim, ia melampiaskan emosinya dengan membanting botol saat keluar lapangan.
Kekalahan ini memperburuk situasi timnas U-22 Indonesia di ajang SEA Games 2025. Pelatih timnas, Indra Sjafri, menyatakan akan melakukan evaluasi dan perbaikan sebelum laga kedua melawan Myanmar.
“Yang penting saya masih punya tanggung jawab untuk bisa memenangkan pertandingan,” ujar Indra Sjafri menanggapi kritik suporter di media sosial. “Pihak luar tentu bebas untuk mengomentari.”

