Ramadhan Sananta, penyerang timnas Indonesia, kini menghadapi tantangan besar setelah hanya bermain selama satu musim bersama DPMM FC di Liga Malaysia. Meskipun awalnya menjadi starter reguler, situasi perlahan berubah seiring persaingan yang semakin ketat.
Pada musim 2025/26, Sananta bergabung dengan DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam. Di sana, ia menjalani kompetisi yang lebih kuat dibandingkan Liga Singapura sebelumnya. Dalam 13 laga awal bersama DPMM, Sananta selalu tampil sebagai starter. Namun, situasi mulai berubah pada putaran kedua musim ini. Pelatih Jamie McAllister mulai memilih pemain lain, dan Sananta hanya sekali bermain sebagai starter dalam lima laga terakhir.
Pada pertandingan terbaru melawan Negeri Sembilan, Minggu (12/4/2026), Sananta bahkan tidak masuk skuad. Hasil imbang 2-2 membuat DPMM menempati peringkat delapan. Kondisi ini semakin memperparah kekhawatiran bagi Sananta.
Selain dari lapangan, manajemen DPMM juga sedang mempersiapkan diri untuk musim depan dengan merekrut pemain baru. Salah satu pemain yang baru saja diumumkan adalah Oscar Santis, penyerang timnas Guatemala. Berdasarkan rilis klub, Santis memiliki 55 caps bersama timnas Guatemala sejak 2021. Ia saat ini bermain untuk Antigua FC di Liga Guatemala dengan mencetak 11 gol.
Dari segi kinerja, Sananta belum menunjukkan performa yang meyakinkan. Dalam 18 laga Liga Malaysia bersama DPMM, ia hanya mencatatkan dua gol dan satu assist. Meski masih masuk dalam rencana pelatih timnas Indonesia, John Herdman, Sananta perlu berkarier di klub yang menjamin menit bermain agar bisa tetap berkembang.
Ada beberapa opsi yang tersedia bagi Sananta. Pertama, ia bisa hijrah ke klub asing lain yang lebih menjanjikan. Kedua, ia bisa kembali ke Indonesia dan bermain di Liga 1. Pilihan mana yang akan diambil oleh Ramadhan Sananta? Hal ini akan menjadi hal yang menarik untuk diperhatikan di masa depan.

