Gelombang Protes Calon Jemaah Haji di Garut
Gelombang kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah pusat terhadap kuota haji semakin menggelora. Ribuan calon jemaah haji (calhaj) di Kabupaten Garut, yang tergabung dalam Aliansi Calon Jemaah Haji Kabupaten Garut 2026 Bersatu, menyatakan rencana untuk melakukan aksi damai di DPRD Garut. Aksi ini akan digelar dalam waktu dekat sebagai bentuk protes terhadap perubahan sistem daftar tunggu dan penurunan kuota haji yang sangat drastis.
Kuota Haji Turun Drastis
Ketua Aliansi, Irvan Nawawi, menjelaskan bahwa keputusan pemerintah pusat telah mengejutkan banyak calon jemaah haji. Menurutnya, kuota haji tahun 2026 mengalami penurunan yang sangat signifikan, dari 1.805 orang menjadi hanya 109 orang yang akan diberangkatkan. Irvan menyebut keputusan ini datang secara mendadak dan ekstrem, sehingga banyak jemaah merasa terpukul.
Irvan menambahkan bahwa para calon jemaah mengalami kerugian besar, baik dari segi biaya, waktu, maupun tenaga. Banyak dari mereka sudah mempersiapkan diri selama bertahun-tahun, namun tiba-tiba diberitahu bahwa kuota mereka sangat sedikit.
Harapan kepada Pemda Garut
Meskipun kebijakan berasal dari pemerintah pusat, Irvan berharap Pemerintah Kabupaten Garut bisa menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dengan pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya adanya fasilitasi agar suara masyarakat dapat tersampaikan.
“Setidaknya ada fasilitasi. Jangan sampai masyarakat merasa dibiarkan menghadapi keputusan sepihak seperti ini,” ujarnya.
Persiapan Aksi Nasional
Irvan menegaskan bahwa aksi damai ini bukan sekadar protes, tetapi juga pesan agar pemerintah pusat tidak menganggap remeh suara masyarakat. Ia menyatakan bahwa Aliansi akan segera mengirimkan surat ke pihak terkait. Jika hanya diam, maka keputusan-keputusan sepihak seperti ini bisa terus terjadi.
“In syaa Allah, kami segera melayangkan surat. Kalau hanya diam, bisa saja keputusan-keputusan sepihak seperti ini terus terjadi. Masyarakat Indonesia jangan dianggap sepele,” katanya.
Langkah Lanjutan
Selain menggelar aksi di Garut, Aliansi juga menyiapkan langkah lanjutan. Mereka akan bergabung dengan gerakan massa nasional yang rencananya akan melakukan aksi besar-besaran di DPR RI Jakarta sebagai bentuk penolakan atas kebijakan Kementerian Haji dan Umrah.

