Site icon Aksaraintimes.id

Bupati Iksan: Kami Tidak Beri Ikan, Tapi Ajarkan Ilmu untuk Pembangunan Mandiri

Bupati Morowali Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Sekolah Lapang Perikanan

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menekankan pentingnya membangun kemandirian masyarakat dalam sektor perikanan saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Menui Kepulauan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (14/11/2025) dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas pembudidaya keramba jaring apung.

Fokus Pada Penguatan Kapasitas Pembudidaya

Kunjungan kerja tersebut berfokus pada penguatan kapasitas pembudidaya melalui sekolah lapang yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Morowali. Program ini turut menghadirkan tenaga ahli dari Balai Budidaya Laut (BBL) Batam dan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon. Para ahli ini memberikan pendampingan teknis secara langsung kepada para pembudidaya.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya saing. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama adalah membantu masyarakat dengan memberikan “pancingan”, bukan ikan.

“Jika diibaratkan, kita membantu bukan dengan memberikan ikan, tetapi memberikan pancingannya. Kita edukasi masyarakat tentang cara budidaya yang benar, apa yang kurang, dan bagaimana memperbaikinya,” ujarnya.

Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

Bupati Iksan juga menegaskan bahwa setiap bantuan atau intervensi pemerintah harus diikuti dengan pembinaan berkelanjutan. Menurutnya, tanpa pengawasan dan evaluasi, program pemberdayaan tidak akan menghasilkan dampak maksimal.

“Setelah kita bantu, tidak boleh dilepas begitu saja. Harus ada monitoring dan follow up. Kita analisis progresnya dalam tiga bulan ke depan. Ini yang harus betul-betul diperhatikan,” tegasnya.

Rencana Peninjauan Fasilitas Publik dan Puskesmas

Selain membuka sekolah lapang, Bupati Iksan juga dijadwalkan meninjau fasilitas pelayanan publik dan pembangunan puskesmas sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Menui Kepulauan. Namun, fokus utama kunjungan tersebut tetap pada penguatan sektor kelautan dan perikanan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat pesisir.

Tujuan Program Sekolah Lapang

Melalui program sekolah lapang ini, pemerintah daerah berharap pembudidaya dapat memahami teknik budidaya yang lebih efektif. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta produktivitas keramba jaring apung. Dengan demikian, ekonomi lokal berbasis potensi kelautan dapat diperkuat.

Program ini juga menjadi komitmen Pemkab Morowali untuk mendorong masyarakat pesisir menjadi lebih cerdas, mandiri, dan siap bersaing dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.


Exit mobile version