Site icon Aksaraintimes.id

Bantu Pemulihan Bencana, Pemprov Kalsel Kirim Bantuan Relawan dan Logistik ke Sumatera Barat

Bantuan Relawan dan Logistik dari Kalsel untuk Sumatera Barat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menambah bantuan dalam bentuk relawan dan logistik untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.

Tim Relawan yang Dikirim ke Sumatera Barat

Sebanyak delapan relawan telah dikirimkan ke Sumatera Barat, terdiri dari lima personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinsos Kalsel dan tiga personel Satgas Pramuka Peduli Kwarda Kalsel. Mereka akan bertugas selama 10 hari di wilayah tersebut.

Rombongan dipimpin oleh Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi. Ia menjelaskan bahwa tugas utama para relawan adalah membantu berbagai kebutuhan teknis pasca-bencana, seperti pembangunan hunian sementara, penatausahaan logistik, serta persiapan dan pendistribusian bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Masyarakat saat ini sangat membutuhkan peralatan rumah tangga seperti peralatan masak dan semacamnya,” tambah Achmadi, menggambarkan kondisi terbaru di lokasi bencana.

Selain rombongan baru ini, ada sembilan relawan Kalsel yang sebelumnya sudah berada di Dapur Umum Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Kalsel dalam memberikan bantuan yang berkelanjutan.

Penyaluran Dana Bantuan Tahap Pertama

Selain bantuan personel, Pemprov Kalsel juga menyalurkan dana tahap pertama senilai Rp650 juta. Dana tersebut merupakan bagian dari total donasi yang berhasil dihimpun hingga Kamis (18/12/2025), dengan nilai mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, M Farhanie, menjelaskan bahwa dana tersebut disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota terdampak. Total ada 13 rekening yang menerima bantuan, terdiri dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Masing-masing menerima Rp50 juta, sehingga total penyaluran tahap pertama sebesar Rp650 juta.

Farhanie menambahkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme transfer dan disertai dokumentasi resmi yang telah dilaporkan kepada Gubernur Kalsel.

“Bantuan sudah ditransfer, bukti dan dokumentasi penyerahan juga sudah dibuat oleh tim kami, dan seluruh laporan telah kami sampaikan,” ujarnya.

Donasi Berasal dari Partisipasi SKPD dan Masyarakat

Donasi berasal dari partisipasi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel serta sumbangan masyarakat umum. Ada yang menyumbang secara perorangan mulai dari Rp100 ribu hingga Rp2 juta, bahkan ada yang datang langsung ke posko Dinas Sosial.

Selain bantuan uang, Dinas Sosial Provinsi Kalsel juga menerima donasi dalam bentuk barang, salah satunya berupa pakaian layak pakai dari pihak swasta. Tiga koli pakaian perempuan sudah diserahkan langsung ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lengkap dengan bukti penyerahannya.

Rencana Penyaluran Bantuan Lanjutan

Terkait penyaluran bantuan lanjutan, Farhanie menyebut pihaknya masih menunggu arahan pimpinan. “Ini baru tahap pertama. Untuk tahap berikutnya, apakah dalam bentuk uang atau logistik, kami menunggu arahan Bapak Gubernur. Saat ini fokus bantuan masih diarahkan ke Sumatera Barat sesuai koordinasi pemerintah pusat,” ucapnya.


Exit mobile version