Site icon Aksaraintimes.id

Ariel NOAH Jadi Dilan di Film Dilan ITB 1997, Pidi Baiq Tak Sembarangan, Sang Vokalis: Berat Ya

Pemilihan Ariel Noah sebagai Dilan dalam Film Dilan ITB 1997

Kabar mengejutkan datang dari dunia perfilman tanah air, musisi sekaligus vokalis band NOAH, Ariel, akhirnya diumumkan secara resmi sebagai pemeran utama Dilan dalam film terbaru bertajuk Dilan ITB 1997. Pengumuman ini sontak menggemparkan jagat maya setelah Production House Falcon Pictures merilis postingan resmi di akun Instagram mereka pada Rabu (5/11/2025) malam.

“Dan inilah dia pemeran Dilan @arielnoah di film Dilan ITB 1997,” tulis akun resmi @falconpictures_ yang langsung dibanjiri ribuan komentar dari warganet. Film ini disebut-sebut akan menghadirkan nuansa nostalgia era 90-an dengan sentuhan kampus legendaris ITB, dan dijadwalkan tayang pada tahun 2026 di seluruh bioskop Indonesia.

“Mohon dukungannya yah teman-teman,” tulis Falcon Pictures, menambahkan keterangan pada unggahan yang menampilkan Ariel dengan gaya khas Dilan. Dalam foto tersebut, Ariel tampil gagah di atas motor lawas, mengenakan jaket jeans dan celana denim, lengkap dengan senyum tipis yang langsung mengingatkan penonton pada sosok Dilan yang ikonik.

Tak butuh waktu lama, pemilihan Ariel Noah sebagai Dilan versi mahasiswa ITB langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang tidak menyangka bahwa musisi berusia matang itu akan memerankan karakter yang selama ini dikenal sebagai remaja romantis penuh karisma. Bagi sebagian netizen, langkah Falcon Pictures ini dianggap sebagai keputusan berani dan tak terduga.

“Sebuah gebrakan,” tulis aktor Jerome Kurnia, menandakan kekagumannya pada keputusan casting yang tak biasa itu. Sementara itu, pengguna lain turut berkomentar antusias soal atmosfer filmnya. “Wah Bandung 97 kebayang setting lokasi shooting-nya bakal keren nih,” ujar Uyung Aria, menyoroti potensi nostalgia dan visual Kota Bandung di era akhir 90-an.

Tak sedikit pula warganet yang mengaku kaget, namun tetap penasaran dengan hasil akhirnya. “Kaget!! Gak sabar Dilan versi Boril,” tulis seorang pengguna yang menyebut Ariel dengan nama panggung akrabnya, Boril. Menariknya, beberapa warganet bahkan meyakini Ariel adalah pilihan ideal karena kemampuan bahasanya yang otentik.

“Diperkuat dengan Bang Boril yang fasih berbahasa Sunda,” tulis komentar lain yang menyoroti kecocokan latar budaya antara karakter Dilan dan Ariel. Dengan berbagai reaksi yang bermunculan, film Dilan ITB 1997 kini menjadi salah satu proyek paling ditunggu tahun depan, sekaligus membuka babak baru perjalanan Ariel Noah di dunia seni peran.

Alasan Ariel Dipilih

Dalam waktu yang sama, Falcon Pictures bersama Pidi Baiq dan Fajar Gustomi menggelar konferensi pers terkait film Dilan ITB 1997. Pidi Baiq pun mengungkapkan awal mula tercetus nama Boril sebagai Dilan dalam novel karyanya.

“Awalnya saya berpikir siapa ya yang harus meranin Dilan? Aku ga asal tunjuk orang,” ungkap Pidi Baiq dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube WARKOP JURNALIS. Pidi Baiq pun mengaku berkali-kali pikirannya selalu tertuju pada Ariel Noah.

“Yang di otakku selalu balik lagi ke Ariel, Ariel. Saya sudah milih si A si B si C, saya balik lagi ke Ariel, selalu Ariel saya gak tahu,” kata Pidi Baiq. “Ada orang bilang ‘ah kenapa pemerannya gonta-ganti’ lah si Batman juga gonta-ganti,” tambahnya.

“Aku langsung hubungin dia, akhirnya untuk film Dilan ini saya setuju sejuta persen Dilan-nya adalah Ariel Noah,” tegas Pidi Baiq. Sementara pria yang kerap disapa Boril tersebut mengaku mendapat panggilan berkali-kali oleh Pidi Baiq.

“Kan itu berat ya, begitu dikasih tahu buat projek ini Ril. Wah ini sih ‘kelas kakap’ inikan, karakternya udah ada, udah kuat, jadi gak bisa diputuskan dalam waktu sebentar.” “Jadi bener-bener dipikirin lagi. Setelah sekali diajak ngobrol, ngobrol kedua, ngobrol ketiga akhirnya kita sepakat ‘yaudah kita kerjain ini’,” terang duda anak satu itu.

Boril pun mengaku menyukai bidang seni dan tak akan melewatkan kesempatan menjajal seni peran dalam hidupnya. “Liburnya Noah memang karena pengen cari hidup yang lain. Jadi gak pengen dalam sekali hidup ini cuman sebagai penyanyi aja, pengen punya kehidupan lain. Si seni peran ini kan seni yang menarik, saya lumayan seniman jadi ini salah satu yang mesti saya coba selama masih hidup,” terang Ariel Noah.

Sinopsis Film Dilan ITB 1997

Film Dilan ITB 1997 merupakan sekuel dari novel atau cerita sebelumnya. Pada tahun 1997, Dilan sudah memasuki dunia kuliah. Sinopsisnya fokus pada Dilan yang menceritakan kembali kisah cintanya dari sudut pandang laki-laki kepada penulis, berisi kenangan Dilan tentang Milea, termasuk masa-masa mereka sudah tidak bersama namun masih saling memikirkan.

Exit mobile version